Jangan salahkan alam,yang salahkan adalah caranya!

  • Saturday, April 30, 2011
  • By Ipan Setiawan
  • 0 Comments



Semakin hari isu lingkungan kian memprihatinkan,bencana terjadi dimana-mana,ditambah wabah penyakit yang menyeramkan,serta serangan alam semakin mencengkram.Ada apa dibalik semua itu? Jangan salahkan alam yang salahkan adalah cara manusianya! Sobat,coba tengok dan renungkan,penyakit demam berdarah yang sering terjadi dimana-mana,itu karena lingkungan hidup para nyamuk dihutan telah banyak digunduli dan dimusnahkan.

Jadi tidak usah kaget mengapa banyak nyamuk turun kekota,karena mereka pun membutuhkan tempat hidup yang nyaman dan makanan.Tapi kalaulah hutan sebagai tempat hidupnya tidak ditebang secara begitu saja,pasti para nyamuk akan hidup tentram disana dan tak akan menyerang manusia.Sobat,itu dilihat dari segi wabah penyakit,lain lagi dengan dampak negatif lingkungan lainnya.

Sobat,tanah yang ada dilingkungan sekitar kita sudah tak seutuh seperti dulu,tanah yang sekarang sudah tercemar oleh limbah dan pencemaran lainnya.Ditambah lagi para petani telah beralih menggunakan pupuk pestisida yang mengakibatkan kualitas kesuburan tanah berkurang,alangkah baiknya para petani beralih kembali menggunakan pupuk tradisional seperti pupuk kandang atau kompos,supaya kualitas tanah pulih kembali.

Jadi apabila ada dampak terhadap lingkungan,jangan salahkan alam tapi salahkan adalah caranya."Apalah arti sebuah dunia kalau tak mampu mengisi dengan sebaik-baiknya" Dulu air mengalir jernih dari hulunya (Mata air) kesegarannya terasa,begitu melimpah air bersih yang kita butuhkan.Tapi sekarang? Air yang ada sungguh menyeramkan,air yang dulu mengalir jernih sekarang berubah menjadi keruh dan bau yang menyengat,sampah mengapung diatasnya.

Air bersih sekarang sangat sulit,air yang bersih dan jernih sekarang telah berpindah kebotol-botol dan dikemas sedemikian rupa.Tapi air yang dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari? Sungguh menyeramkan,sehingga terjadilah krisis air yang melanda antara kota dan desa,padahal air merupakan kebutuhan pokok utama,kalau sudah begini apa jadinya?

Waw!!! Yang ini luar biasa,dan dirasakan pada saat ini,dan sungguh menjijikan! Apa itu? Menyerangnya ulat bulu terhadap masyarakat yang belum lama ini terjadi,sampai menyerbu beberapa kecamatan dan merambat keseluruh wilayah sekitarnya. Ada apa dengan semua ini? Dari mana itu datangnya? Jangan berpikir jauh,apalagi mikirnya sehari semalam,tujuh hari dalam seminggu,kelamaan bung.

Coba pikirkan lebih dalam,apa yang telah dilakukan oleh manusia selama ini? Sehingga seluruh mahluk lainnya merasa geram dan tidak nyaman.Sobat,bukan hanya manusia saja yang merasa dirugikan,tetapi hewan dan tumbuhan pun merasakannya,salah satunya ulat bulu.Ulat bulu tidak semata-mata menyerang begitu saja tanpa alasan,justru ulat bulu bukan menyerang manusia.

Melainkan ulat bulu mencari tempat yang aman untuk mempertahankan hidupnya.Karena tempat yang biasa ditinggali sudah musnah tidak seutuh seperti dulunya.Sobat,karena kita lah yang mampu mengatasi dan mengambil solusi untuk memulihkan lingkungan dari segala kesakitannya. "Jadikanlah ulat-ulat yang sedang mencari keamanan menjadi sebuah anugrah nantinya.

Ulat itu akan tersenyum dan menyapa pada dunia,serta mewarnai dengan keelokan rupanya setelah menjadi kupu-kupu,mereka akan terbang membawa pesan ceria kepada alam,bahwa alam telah pulih kembali dan bangun dari segala kesakitannya" Sobat,maka dari itu ayo kita jaga alam serta lestarikan lingkungan.Hidup bersih,sehat,subur dan makmur,dengan cara menerapkan pola hidup hemat ramah lingkungan."Alam akan tersenyum memberi kehangatan dan meyapa pada dunia dengan kesegarannya" CINTAILAH LINGKUNGAN DENGAN SEUTUHNYA....

You Might Also Like

0 komentar