Mengolah sampah itu perlu dan penting!

  • Wednesday, April 27, 2011
  • By Ipan Setiawan
  • 1 Comments

HeiLo...sobat,gimana kabarnya? Semoga sehat selalu dan bahagia selamanya,amin.Tapi ngomong-ngomong sudah sampai dimana aksi kita untuk lingkungan? Yang pasti tetap SEMANGAT! dalam upaya ambil bagian dari aksi 100% bersih plus pola hidup yang ramah lingkungan.Tapi lagi-lagi dan lagi,dengan yang namanya sampah selalu saja kita ketemu heeeemmm,memang benar sob,sampah merupakan musuh paling utama yang harus kita berantas bersama (eitssss,ini bukan main perang-perangan) sob,bukan berarti sampah menumpuk kita lari dan tutup mata,melainkan kita harus cari solusi bagaimana sampah tersebut bisa musnah dan bermanfaat tentunya.Mau tau bagaimana cara mengolah sampah menjadi berguna dan bermanfaat plus memberikan sebuah nilai untuk kita? OK! Gampang kok sob,yuk..mari...

1.Memilih-milih sampah
Sobat,sampah yang kita hasilkan setiap hari,selama ini hanya bisa berakhir di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) oleh karena itu,sebaiknya biasakan untuk memilih/memisahkan sampah,antara sampah organik dan sampah anorganik,serta sampah yang mengandung bahan kimia berbahaya.Selalu dipisah jangan disatukan,dengan tujuan agar mudah untuk melakukan daur ulang

2.Melakukan daur ulang
Setelah melakukan pelilihan/pemisahan sampah selesai,selanjutnya kita mendaur ulang sampah tersebut.Artinya mendaur ulang sehingga sampah tersebut dapat berguna kembali,mungkin sobat masih bingung harus diolah/didaur ulang seperti apa,supaya sampah tersebut berguna dan bermanfaat.Tenang gampang sob,misalnya plastik bisa diolah menjadi sapu,ember dan benda lainnya (tentu mengolah sampah anorganik membutuhkan keahlian,alat,dan waktu tentunya) tapi jangan khawatir kita juga bisa menggunakan kembali barang yang sudah tidak dipakai dari bahan plastik seperti gayung,ember,dsb.yaitu digunakan sebagai pot untuk menanam bunga atau pohon kecil (menanam bunga dalam pot,tak usah menggunakan pot yang bagus dan mahal,tapi gunakan saja barang bekas,yang penting kuat dan bisa menampung tanah yang cukup)

3.Membuat kompos
Sobat,cara mengolah sampah dengan cara ini sangat mudah dan juga bermanfaat untuk kesuburan tanah dan tanaman.Tentunya sampah yang diolah dengan cara ini adalah sampah organik ,tapi keengganan untuk membuat kompos bisa jadi disebabkan kurang tahunya masyarakat tentang tata cara pembuatan kompos,sehingga timbul pemikiran untuk membuat kompos itu sulit.Padahal membuatnya tidak sesulit yang dibayangkan,justru sangat mudah dan banyak cara yang bisa dipilih,ditambah lagi sekarang sudah tersedia alat-alat bantu pembuatan kompos seperti komposter dan mikroorganisme.Ada cara untuk membuat kompos diantaranya;

*Kompos tradisional
Kompos tradisional mengandalkan proses fermentasi alami,tanpa bantuan mikroorganisme buatan.Caranya cukup mudah,namun hasil jadinya tidak secepat kompos dengan bantuan mikroorganisme.Bahan yang bisa digunakan untuk membuat kompos adalah sayuran hijau,dan daun-daunan kering.Sayuran hijau yang mengandung Nitrogen (N) sedangkan daun-daunan kering berwarna coklat mengandung karbon (C)

*Kompos gantung Prinsip dasar proses pembuatan kompos jenis ini hampir sama dengan pembuatan kompos lainnya.Hanya saja,disini komposternya menggunakan gentong dan cara meletakannya dengan digantung.Kompos gantung dibuat untuk mengatasi minimnya tempat.Biasanya gentong keramik sering digunakan karena sangat kuat,karena digantung diusahakan tidak terjadi air hasil pengomposan (lindi) karena itu bagian bawah gentong harus tertutup ( tidak berlubang seperti pot) hal lain yang perlu diperhatikan adalah tali penggantung.Kompos gantung butuh diaduk setiap 2 hari sekali,sehingga gentong pun harus sering diturunkan.Pilih tali yang kuat dan gantung dengan sistem tali temali yang memungkinkan gentung diturun naikan.

*Kompos celup
Kompos celup adalah suatu metode aplikasi kompos pada tanaman agar lebih hemat.Hasilnya akan seperti saat kita menggunakan pupuk cair,namun dengan kandungan unsur hara yang ada pada kompos.Karena bentuk akhirnya cair,kompos cair lebih sesuai untuk menyegarkan kembali tanah yang sudah kering dan kehabisan unsur hara.Dengan cara pencelupan ini,kompos dalam jumlah sedikit dapat dimanfaatkan untuk menyuburkan lebih banyak tanaman.Kompos 1 kg dapat dipakai untuk membuat sekitar 200 liter kompos celup.

*Kompos dengan mikroorganisme
Pembuatan kompos dengan bantuan mikrooragnisme adalah cara yang paling populer dan paling diminati dikalangan para pembuat kompos.Caranya cukup mudah,dan prosesnya pun lebih cepat ketimbang menggunakan cara tradisional.Mikrooragisme yang digunakan adalah mikroorganisme aerob (membutuhkan udara) berbagai jenis merk mikroorganisme dijual dipasaran yang paling populer EM4

*Kompos cacing
Banyak yang enggan menggunakan metode vermikompos ini karena merasa jijik dengan cacing.Padahal metode ini sebenarnya lebih menguntungkan dari pada metode lainnya.Waktu yang dibutuhkan pun lebih cepat karena ada 2 pengurai yang digunakan,yakni bakteri dan cacing.Selain itu,nutrisi yang dihasilkan vermikompos lebih banyak dari kompos biasa,enzim yang ada dalam kompos cacing tanah membuat nutrisi larut dengan lebih baik dan gampang diserap akar tanaman.Cacing yang digunakan adalah jenis cacing Lumbricus rubellus (cacing tanah merah)

Nah sobat,jadi sudah jelas kan? Mengolah sampah itu perlu dan penting! Jadi mulai sekarang pisahkan sampah organik dabn sampah anorganik,lalu lakukan pengolahan sesuai yang kita mampu.Berbuat baik untuk lingkungan akan bermakna dan terasa untuk sekarang dan masa depan "Ayo membangun dan melestarikan lingkungan dengan membiasakan dari hal yang mudah,hijaukan lingkungan dengan pola sehat dan ramah lingkungan" MULAI SEKARANG! (Berbagai sumber)

You Might Also Like

1 komentar