Matinya Cinta...

  • Saturday, September 24, 2011
  • By Ipan Setiawan
  • 0 Comments

Malam yang sunyi memecahkan keheningan,angin yang tertiup menyanyat kepedihanku,inilah saat-saat yang membuat hatiku semakin terpukul.Mengapa kamu pergi disaat aku mencintaimu dan membutuhkan kasih sayangmu.Ternyata uraian kata yang terucap dulu hanyalah angin yang berlalu begitu saja tanpa meninggalkan kesejukan.Kalaulah seperti ini jadinya,ku tak ingin mengenalmu dan bisa menyebut namamu.
Kamu genggam tangan dia dengan penuh perasaan,sedangkan kamu hanya membuat aku semakin terpukul.Tapi tak mengapa walaupun begitu kenyataannya,hatiku tetap satu tak akan terpecah begitu saja karena pukulan cinta yang kamu goreskan.Semoga langkahmu selalu utuh bersamanya...
Bukan berarti kamu telah menyakitiku aku akan semakin membuku,oh tidak bisa...! Aku masih punya pilihan dan jalan hidup yang masih panjang untuk ku tempuh,selamat tinggal cinta yang beku kini aku akan membuka jendela dunia yang sebenarnya yang penuh warna dan nada-nada indah kehidupan yang seutuhnya.Biarlah cinta dulu membeku,untuk ku jadikan sebuah cermin besar dalam kehidupan ku.

You Might Also Like

0 komentar