Sejarah Kopi...

  • Friday, April 06, 2012
  • By Ipan Setiawan
  • 0 Comments

Cerita Legendaris kopi diawali didataran tinggi di Ethiopia sekitar tahun 800,seorang gembala kambing bernama Kaldi mengamati kambing gembalaannya yang gemar memakan sejenis buah beri,yang membuat kambing-kambingnya tersebut jadi lebih bersemangat.Untuk beberapa saat ia pun mengamati setelah makan buah beri tersebut,kambing-kambingnya tidak mau istirahat maupun tidur pada malam harinya.Kemudian Kaldi mencoba makan sendiri buah beri tersebut dan dia pun ternyata mengalami hal yang sama.
***********
Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstrasi biji tanaman kopi.Kata kopi sendiri berasal dari bahasa arab "qahwah" yang berarti kekuatan.Karena pada awalnya kopi banyak digunakan sebagai minuman berenergi tinggi.Kata "qahwah" kembali mengalami perubahan menjadi "kahveh" yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda.

Penggunaan kata koffie segera diserap kedalam bahasa Indonesia menjadi kata Kopi yang dikenal saat ini.Secara umum terdapat dua jenis biji kopi yaitu,Arabika (Kualitas terbaik) dan Robusta.Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi.

Kopi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Ethiopia di Benua Afrika sekitar 3000 Tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer didunia,yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat.Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi pertahunnya.Disamping rasa dan aromanya yang menarik,kopi juga dapat menurunkan resiko terkena penyakit Kanker,diabetes,batu empedu,dan berbagai penyakit jantung (Kardiovoskuler)

Salah satu jenis kopi lain yang terkenl adalah kopi Luwak asli Indonesia.Kopi Luwak merupakan kopi dengan harga jual tinggi didunia,proses terbentuk dan rasanya yang sangat unik menjadi alasan utama tingginya harga jual kopi jenis ini.Pada dasarnya kopi ini merupakan jenis kopi Arabika.Biji kopi ini kemudian dimakan oleh hewan luwak (hewan sejenis musang) tapi tidak semu bagian biji kopi ini dapat dicerna oleh hewan ini.Bagian dalam biji ini kemudian keluar bersama kotorannya,karena telah bertahan lama didalam saluran pencernaan luwak,biji kopi ini telah mengalami fermentasi singkat oleh bakteri alami didalam perutnya yang memberikan cita rasa tambahan yang unik.

Minuman kopi yang ada saat ini sangatlah beraneka ragam jenisnya,masing-masing jenis kopi yang ada memiliki proses penyajian dan pengolahan yang unik.Berikut ini adalah beberapa contoh minuman kopi yang umum dijumpai:

#Kopi Hitam,merupakan hasil ekstraksi langsung dari perebusan biji kopi yang disajikan tanpa penambahan perisa apapun.
#Espresso,merupakan kopi yang dibuat dengan mengekstraksi biji kopi menggunakan uap panas pada tekanan tinggi
#Latte (Coffee Latte),merupakan jenis kopi espresso yang ditambahkan susu dengan rasio antara susu dan kopi 3:1
#Cafe au lait,serupa dengan coffee Latte tetapi menggunakan campuran kopi hitam
#Caffe Machiato,merupakan kopi espresso yang ditambahkan susu dengan rasio antara kopi dan susu 4:1
#Cappuccino,merupakan kopi dengan penambahan susu,krim,dan serpihan coklat.
#Dry Cappuccino,merupakan cappuccino dengan sedikit krim dan susu.
#Frappe, merupakan espresso yang disajikan dingin.
#Kopi Instan,berasal dari biji kopi yang dikeringkan dan digranulasi.
#Kopi Irlandia (Irish Coffee),merupakan kopi yang dicampur dengan wiski
#Kopi Tubruk,kopi asli Indonesia yang dibuat dengan memasak biji kopi dengan gula.
#Melya,sejenis kopi dengan penambahan bubuk coklat dan madu.
#Kopi Moka,serupa dengan Cappuccino &Latte,tetapi dengan penambahan sirup coklat.
#Oleng,kopi khas Thailand yang dimasak dengan jagung,kacang kedelai,dan wijen.

Nah,mungkin itulah sekilas tentang sejarah kopi dan jenis minuman kopi yang dikenal saat ini.Semoga info ini bisa menambah wawasan dan pengetahuan tentang kopi dan perkembangannya,Bagi pecinta kopi yang lainnya Ayo Share di Twitter @ceritaremaja :)

*Sumber: Berbagai Sumber
*Foto By: Google Image

You Might Also Like

0 komentar