Ulek-Ulek Cinta ala Eti

  • Sunday, August 10, 2014
  • By Ipan Setiawan
  • 0 Comments



Pulang kampung merupakan rutinitas tahunan yang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia ketika Lebaran/Hari Raya Idul Fitri tiba, moment tahunan ini biasa dilakukan untuk berkunjung dan bersilaturahmi kepada sanak keluarga, tetangga dan sahabat dikampung halaman. Dan tentunya yang menjadi ciri khas di Hari Raya Lebaran adalah ketupat dan opor ayamnya, wuiiih mantap dan bikin menggoda lidah untuk segera menyantapnya. Begitu juga dengan pengalaman yang saya alami di Hari Raya Idul Fitri kali ini, sangat berkesan banget setelah singgah dari kota dan kembali kedesa, momentnya pas banget selain bisa berkumpul dengan keluarga dan tentunya mendapatkan sesuatu yang baru yaitu bisa berbagi ilmu tentang “Tekhnologi Informasi” ke adik-adik yang ada di desa, maklum saja kampung kami belum terlalu terjamah oleh sentuhan internet karena jarak dari kota ke desa cukup jauh, untuk mendapatkan sinyal saja harus pakai bambu (Hahaha emangnya mau panen mangga ya harus pakai bambu segala) yaaa itu dia karena jangkauannya masih kurang.

Awalnya saya terinspirasi ketika hobi foto-foto selfi dengan makanan yang akan disantap, dan diunggah ke media sosial yang saya punya, facebook, twitter dan blog. Dari sana terpikirkan “Oh iya ya, kampung saya kan belum kesentuh dengan internet. Kenapa nggak saya kenalkan aja dengan apa yang saya tau dan saya punya” Nah, dari situlah saya mulai mengenalkan internet, untuk awalannya mengajak adik-adik yang masih SMP sambil ngemil dihalaman rumah sambil berbincang ria mengenai internet dan perkembangan tekhnologi informasi, salah satunya dengan menggunakan media sosial secara bijak. Untuk pengenalan pertama saya memperlihatkan hasil potretan yang sudah diunggah kemedia sosial, kemudian mengenalkan media sosialnya sendiri yang sudah banyak digunakan, salah satunya facebook. Karena mereka baru pertama kali dikenalkan, ya otomatis harus dengan sabar mempresentasikan dari awal hingga akhir dengan penuh kesabaran, awalnya mereka celingukan kebingungan. Tapi alhamdulillah setelah dipresentasikan dengan media yang ada (hanya modal smartphone dan kuota saja #Hehehe) mereka langsung tau dan mengerti, eits daaahh pas lagi enak-enaknya presentasi eeehh Hp nya malah mati habis baterai, tapi untunglah saat itu saya menggunakan Modem “New Smartfren Conex M1” jadi walaupun Hp kehabisan baterai bisa langsung di Charger dengan praktis, dan tentunya jangkauan WiFi nya bisa dibagi-bagi.

Tak terasa selama dua jam mengenalkan kepada adik-adik, alhamdulillah dengan Hp yang mereka punya kini bisa berbagi informasi diseputar kampung mengenai makanan yang dimasak dirumah sampai hasil panen yang dituai sama orang tua mereka. Alhamdulillah dengan berbagi ilmu yang saya bisa setidaknya adik-adik sudah mulai mengenal media informasi yang ada saat ini.
Dan yang membuat saya kaget dan gak percaya keesokan harinya di beranda facebook saya ramai membahas seputar ketupat dan opor ayam yang dibuatnya dirumah masing-masing dengan foto dan tulisan yang beragam. Ternyata mereka lebih cepat menggunakannya dengan Hp yang mereka punya. Wow luar biasa dan ini merupakan kebanggan saya, dan pengalaman mudik ke kampung halaman yang tak akan pernah terlupakan. Yang paling menggelitik dan bikin ngakak ketika melihat foto masakan dan membaca tulisannya “Ulek-ulek Cinta ala Eti” difotonya itu memperlihatkan sambal cabe dan terong mentah sebagai lalap santapan siang.

Luar biasa, hikmah dari mudik lebaran kemarin adalah; ketika kita melek terhadaap lingkungan sekitar dan mau berbagi apa yang kita bisa dan kita punya pasti akan membawa dampak postif dan perubahan yang baik, walaupun kecil itu adalah sebuah prestasi untuk kemajuan. Dan tentunya berpikirlah, apa yang bisa kita bagi dan bisa bermanfaat untuk orang lain?

Semoga cerita yang saya bagi, bisa menginspirasi teman-teman semua. Dan mohon maaf jika ada kesalahan dalam pengetikan.

Salam Bahagia & Salam Sukses untuk Indonesia. 
_Ipan Setiawan
@ceritaremaja

Sumber Foto: @Smartfren

You Might Also Like

0 komentar