STOP! Bullying

  • Thursday, October 16, 2014
  • By Ipan Setiawan
  • 0 Comments



Google Image

Untuk saat ini keadaan pendidikan di Indonesia masih terlihat miris dan mengerikan, salah satunya pendidikan dasar (SD) banyak tindakan kekerasan yang terjadi, virus bullying sepertinya menjadi santapan sehari-hari baik disekolah daerah maupun dikota. Kenapa bisa seperti begitu? Mungkin ini menjadi PR besar untuk kita semua sebagai peran orang tua, guru, dan masyarakat. Hal ini memang berawal dari hal yang kecil, menghina/mengejek, memalak bahkan bisa jadi dengan adanya korban sinetron yang saat ini semakin membius kalangan anak. Tak bisa dipungkiri memang keadaan berkata lain. Tapi alangkah bijaknya lagi jika peran kita semua bisa membimbing dan mengajak anak untuk lebih paham tentang bagaimana anak harus belajar bukan membiarkan anak harus menghajar dan dibiarkan dihajar.
Salah satu cara peran terbaik kita adalah selalu mengawasi anak ketika anak mulai beraktivitas baik didalam ruangan (Rumah, sekolah, tempat bimbingan belajar lainnya) maupun diluar ruangan (Tempat dimana ia biasa bermain dan berinteraksi dengan temannya) mungkin hal seperti ini kurang diperhatikan oleh sebagian orang tua dengan alasan kesibukan kerja masing-masing dan kondisi anak dibiarkan begitu saja dan hanya diawasi oleh pembantu/pengasuh yang hanya sekedar memperhatikan tidak sepenuhnya, itu kebanyakan terjadi dikota, lain lagi dengan di daerah atau dipelosok desa. Kekerasan biasa dilakukan dengan adanya kelompok tertentu yang meniru gaya sinetron kebanyakan dan mereka terapkan dalam kehidupan nyata, yang akhirnya teman sekelas dijadikan bulan-bulanan dan bisa dijadikan kelinci percobaan atas kekerasan yang ia lihat di TV. Sangat mengerikan memang kalau ditelsik lebih dalam, ternyata pendidikan di Indonesia perlu diperhatikan lebih oleh semua kalangan, jangan sampailah ada korban kekerasan berikutnya yang pernah terjadi.
Google Image
Cara yang paling mudah untuk menghapus bullying adalah adanya perhatian penuh dari semua pihak dan tentunya peran pengawasan orang tua harus lebih diperhatikan, juga peran serta dari pikah sekolah dan guru pun harus terus ditingkatkan jangan pernah lalai mengawasi setiap siswa-siswinya. Selalu peka setiap ada pengaduan dari siswa-siswinya dan jangan pernah menganggap biasa jika ada masalah kecil didalam kelas. Kalau bisa selalu ada rajia rutin didalam kelas, bisa jadi untuk saat ini banyak anak yang membawa senjata tajam dan barang-barang berbahaya yang biasa dilakukan ditayangan sinetron.  “Waspadalah dan awasi setiap tindakan anak”

You Might Also Like

0 komentar