Thursday, May 28, 2015

Ciptakan Inovasi dalam hidup

Thursday, May 28, 2015 0

Setiap orang memiliki cara dan gaya hidup yang berbeda, dari perbedaan itulah yang membuat hidup setiap orang penuh warna yang bisa merubah dan menciptakan karya baru.

Suksesnya seseorang tergantung pada cara gerak yang ia lakukan dalam rutinitas dalam kegiatan yang dijangkau. Semakin banyak bergerak semakin banyak perubahan dan perkembangan yang diciptakan oleh setiap individu.

Karya baru bisa diciptakan karena adanya gerakan dan tindakan setiap orang yang ingin melakukan perubahan dengan karya yang diciptakan.

Untuk melihat suksesnya seseorang dalam kehidupannya baik ilmu atau finansial bisa dicari dan dilihat dari setiap pergerakan yang ditempuh. Dan seberapa jauh ia mengambil tantangan dalam hidupnya.

Ciptakan inovasi dalam hidup dan buat semuanya menjadi pembaruan aktivitas untuk mengembangkan ilmu dan wawasan yang lebih beraneka ragam. Jika kita sudah mampu bergerak dan berinovasi dengan sentuhan yang baru, maka perubahan dalam hidup akan segera dirasakan menjadi lebih fantastis.

Hidup akan menjadi lebih bermanfaat dan bermakna jika kita mampu bergerak lebih jauh dan berinovasi lebih cepat mengikuti setiap perkembangan informasi dan teknologi yang ada.

Cara Jitu Menghindari Penilangan Polisi

Thursday, May 28, 2015 0

Tak sedikit orang yang ketakutan saat ada rajia dadakan, atau sering disebut rajia gabungan. Berbagai cara dilakukan untuk menghindari dari tangkapan ajaib itu. Sebenarnya tak ada yang harus ditakuti jika semua surat-surat kendaraannya lengkap.

Hanya saja ketakutan itu terbawa oleh pengendara yang salah, jika motor atau mobil kita surat izinnya lengkap, kenapa harus takut? Santai saja, toh pak polisi juga akan lebih menghargai kepada pengendara yang mematuhi peraturan lalu lintas.

Sebenarnya banyak cara Untuk menghindari dari rajia dadakan itu, diantaranya kita menggunakan jalan pintas yang baik dan benar. Mau tau? Intip Tips berikut, cara menghindar dari rajia :

1.Lengkapi surat perizinan mengemudi, SIM, STNK, Surat Pajak Kendaraan dsb . Harus dimiliki dengan lengkap.

2.Jangan pernah merubah atau menghilangkan salah satu aksesori yang dibawa dari pabrik, seperti kaca spion, knalpot,  dsb.

3.Selalu gunakan helm sebagai pengaman selama diperjalam.

4.Patuhi rambu-rambu lalu lintas dan berkendara sewajarnya.

Itulah Tips jitu untuk menghindari tangkapan rajia.  Semoga informasinya bermanfaat. Patuhi lalu lintas :)

Monday, May 25, 2015

Berbagi & Berkarya Untuk Indonesia

Monday, May 25, 2015 0
Dok.Foto: Pribadi
Tumbuh kembangnya suatu bangsa tergantung pada dasar pendidikan dan lingkungannya, terutama pendidikan karakter setiap generasi yang akan menjadi pondasi terkuat untuk bangsa ini, yaitu pemuda yang berprestasi dan mandiri. Tapi tak sedikit diantara keluarga kita diluaran sana yang tak memiliki kesempatan yang sama dalam pendidikan formal baik umum ataupun madrasah dan pendidikan lainnya.
Dok.Foto: Pribadi
Berawal dari sana, kepedulian pemuda Garut dalam mewujudkan pendidikan untuk adik-adik yang kurang mampu dalam biaya, terbentuklah satu wadah/komunitas Rumah Baca Harapan (Rubah) Sahabat Pulau, dimana para Mahasiswa/Mahasiswi ataupun masyarakat umum yang memiliki kepedulian dan semangat untuk berbagi bisa bergabung, berkarya serta berbagi dengan adik-adik yang memiliki semangat untuk belajar.

Rumah Baca Harapan Sahabat Pulau kini sudah ada 26 titik diseluruh Indonesia, tiga rumah baca diantaranya ada di Kab.Garut, kota kecil yang memiliki segudang keindahan :) kegiatan yang dilakukan berfokus pada pendidikan anak, UKM masyarakat sekitar dan pembinaan Masyarakat Melek Tekhnologi. 

Dengan adanya wadah serta kegiatan yang dilakukan adik-adik dan masyarakat setempat bisa ikut belajar dan berkarya bersama. Sarana untuk menunjang kegiatan belajar dan berkarya, kami bekerja sama dengan setiap lembaga dan komunitas lainya untuk menggalang bantuan buku bacaan. Untuk kedepannya, kami berencana untuk melakukan kerja sama disetiap desa untuk mendirikan rumah baca dan rumah kreatif  untuk menampung karya dan kreativitas setiap masyarakat terutama pemuda setempat.

Saat ini di Garut sendiri baru 3 desa yang sudah ada pembinaan dan bimbingan dari komunitas Rumah Baca Sahabat Pulau, Desa Cikandang-cikajang, Desa Tarogong-Ciateul Garut dan Desa Karya Mekar-Cilawu Garut. Untuk berikutnya diharapkan kegiatan positif dan kreatif ini bisa dinikmati oleh setiap desa khususnya di seluruh Kab.garut umumnya diseluruh Indonesia.

Dengan adanya kegiatan positif dan bisa menampung karya dari setiap pemuda, saya yakin Indonesia akan tumbuh kembang dengan tunas-tunas baru dari karya pemuda yang madiri dan peduli sesama. Maka dari itu, mari berkarya bersama dan rapatkan barisan untuk mewujudkan Indonesia cerdas, pemuda mandiri. Salam Sukses Luar biasa!

Indonesia Sukses!

Salam Bahagia
_Ipan Setiawan

Sunday, May 24, 2015

Lomba Menulis Cerita Rakyat 2015

Sunday, May 24, 2015 0
Dok.Foto: Web Kemendikbud
Ayoo menulis dan ceritakan, tuliskan ide dan wawasan sahabat mengenai cerita rakyat yang sudah diketahui dan bisa menjadi inspirasi untuk semua sahabat Indonesia, setiap tempat pasti memiliki ciri khas cerita unik, maka dari itu mari tuangkan dalam bentuk cerita indah.

Untuk sahabat yang suka menulis dan membebaskan ide dalam karya tulis, mari goreskan prestasi untuk Indonesia dalam cerita rakyat. Direktorat Jendral Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia mengadakan Lomba Penulisan Cerita Rakyat Tahun 2015. 

Lomba dengan tema "Cerita Rakyat Sebagai Wahana Pembangunan Karakter Bangsa" berupa penulisan kembali cerita rakyat yang bersumber pada cerita Rakyat Indonesia dengan versi penulis baik dalam bentuk mite, legenda maupun dongeng. Lomba ini dibagi menjadi dua kategori:
a.Cerita Rakyat untuk Anak
b.Cerita Rakyat untuk Umum

Informasi selengkapnya bisa dibaca DISINI

Wednesday, May 20, 2015

Solusi Sehat, Keluarga Hebat dan Manfaatnya Dahsyat!

Wednesday, May 20, 2015 1
Dok.Foto: Gerai CNI
Ditengah padatnya aktivitas yang membuat setiap orang tak sedikit tenaganya terkuras akibat rutiitas yang berlebihan, jika tak mampu mengelola dan menjaga kesehatan maka tubuh akan cepat sakit dan banyak tugas ataupun pekerjaan yang tertunda, akhirnya??? Semua tak berjalan dengan apa yang diharapkan, tugas numpuk tubuh ngedrop, gak enak kan? Maka dari itu sedia payung sebelum hujan. Diantaranya kita harus pandai-pandai mengatur waktu dan pekerjaan yang dihadapi.

Saat ini tak sedikit orang yang berlomba-lomba mencari keuntungan lebih demi mencukupi semua kebutuhan dan keinginanya, diantaranya banyak orang mencari cabang pekerjaan lain, dengan alasan banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Wajar saja dan itu tak salah, mencari pekerjaan dan bekerja itu memang wajib hukumnya, tapi bagaimana jika semua pekerjaan yang kita hadapi ujung-ujungnya menyiksa diri dikarenakan pola hidup yang tak teratur?

Jika banyak hal yang dihadapi membuat kepala pusing tak karuan dan tak bisa mengejar target perusahaan, maka Anda harus berpikir lebih jernih dan temukan solusi terbaiknya. Mungkin passion Anda kurang didalam pekerjaan itu. Mau tidak mau harus segera mengambil sikap lebih cepat untuk mengubah posisi pekerjaan Anda supaya lebih nyaman dan menyenangkan.

Siapa sih yang tak ingin mendapat pekerjaan yang mudah, nyaman dan sangat menguntungkan? Dan yang paling kerennya lagi, kerjanya bisa dilakukan dimana saja tanpa mengandung resiko kemacetan panjang dan suasana kantor yang ramai. Anda cukup menggunakan kesempatan yang luar biasa ini. Selain Anda sehat juga bisa memberikan pundi-pundi rupiah tambahan untuk menutupi kebutuhan lainnya. Keren kan? 
Dok.Foto: Gerai CNI
Solusi sehat ini bisa dilakukan dan dijalankan oleh siapa saja, apalagi bagi Anda yang memiliki minat tinggi terhadap dunia kesehatan bergabung di Gerai CNI adalah cara yang tepat untuk Anda. Berikut langkah mudah untuk membangun perubahan yang lebih dahsyat:

1.Anda harus Login terlebih dahulu ke halaman www.digeraicni.com
2.Lalu klik halaman http://www.geraicni.com/register-afiliasi
3.Jangan lupa masukan link yang ingin didaftarkan, misalnya w ww.geraicni.com/username
4.Setelah melakukan pendaftaran  Anda tinggal menunggu kartu member yang sudah didaftarakan dengan mengisi identitas Anda yang lengkap.
Dok.Foto: Gerai CNI
Ayo segera gabung dan nikmati jutaan manfaat yang bisa dinikmati oleh Anda dan keluarga tercinta, selain bisa menikmati hidup sehat juga kita harus memberikan yang terbaik untuk orang-orang sekitar yang membutuhkan pelayanan kesehatan yang mudah, hanya dengan mengkonsumsi vitamin yang sehat.

Untuk Anda yang belum familiar mendengar Gerai CNI, disini saya akan menjelaskan sekilas info mengenai produk-produk yang sehat dan berkualitas dalam pemenuhan pola hidup sehat yang sangat menyenangkan. CNI sendiri kepanjangan dari nama PT. Citra Nusa Insan Cemerlang, perusahaan ini telah berdiri di Bandung pada tanggal 01 Oktober 1968. Selaku produsen yang baik CNI memberikan yang maksimal mulai dari obat, vitamin dan suplemen makanan untuk membantu perkembangan dan pertumbuhan anak dan Masyarakat Indonesia. Mari gabung dan nikmati semua kenikmatan dan kenyamanan dari pola hidup sehat dan cara kerja yang mudah dan menyenangkan. Ayo Gabung saat ini juga,

Salam Bahagia
_Ipan Setiawan

Tuesday, May 5, 2015

Kerja Itu Main, Memainkan Kreativitas menjadi Prestasi

Tuesday, May 05, 2015 0
Dok.Foto: Pribadi
Pekerjaan yang paling menyenangkan adalah pekerjaan yang sesuai dengan hobi dan passion yang kita miliki saat ini, kenapa? Karena bekerja sesuai dengan passion akan lebih semangat dan akan membuat karya-karya baru selalu tumbuh, bekerja sesuai dengan hobi adalah anugerah yang harus kita syukuri, karena jarang sekali setiap orang bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan hobinya. Tidak sedikit orang yang masih bingung harus mencari kerja kemana dan apa yang harus ia lakukan. Padahal jika ia tahu akan kemampuan dan potensinya maka ia akan segera melakukan kreativitasnya dengan sentuhan inovasi yang bisa ia ciptakan, tanpa harus mencari kerja dan bingung harus mengerjakan apa, justru bisa menciptakan lapangan pekerjaan untuk dirinya dan orang yang ada disekitarnya. Tanpa harus terbebani oleh ruang dan waktu, keren kan kalau begitu?

Kerja yang asik itu adalah main, ya memainkan kreativitas dan hobi kita, bagaimana supaya hobi yang kita sukai bisa menghasilkan sesuatu dan bermanfaat untuk orang banyak, khususnya untuk lingkungan sekitar. Setiap orang pasti memiliki hobi yang berbeda dan memiliki ciri khas yang unik, jika hal itu mampu dikelola dan digunakan bersama kesempatan yang ada, maka semua kemudahan akan kita dapatkan dan bisa langsung kita nikmati saat itu juga. Orang yang sukses adalah ia yang tahu apa yang harus ia lakukan bukan menunggu apa yang orang perintahkan. Hidup yang dipermainkan oleh waktu akan buntu dan mati disitu, tapi jika kita pandai memainkan dan menggunakan kesempatan yang ada serta mampu bersahabat dengan waktu barulah kita sudah bisa dikatakan sebagai generasi yang bermutu.

Mengapa banyak orang yang mogok kerja dan baru beberapa bulan langsung resign? Karena yang ia hadapi dan ia rasakan ditempat kerja tidak sesuai dan tak nyaman dengan apa yang ia inginkan. Begitu juga tak tak sedikit orang yang lebih enjoy dan lebih senang mengulik dan mempelajari apa yang disukainya, bahkan rela mengeluarkan biaya yang cukup besar demi  menggali ilmu yang sesuai dengan hobinya, misalnya Menulis, Musik, Tari, dan sederetan hobi dan karya yang gemilang. Hal itu sudah saya rasakan sendiri, sejak duduk dibangku SMP hingga SMA, saya rela tak jajan demi menabung untuk ikut Kurus menulis dan itu tempatnya bukan di Garut tapi di Bandung, saya rela mengorbankan apapun demi hobi saya. Selain biaya juga mengorbankan waktu dan tenaga untuk menempuh perjalanan kursus menulis dari Garut ke Bandung. Sedikitpun saya tak pernah mengeluh karena saya suka dan cinta dengan dunia menulis.

Selepas lulus SMA saya tak langsung melanjutkan kuliah (karena beberapa hal, hal terakhir soal biaya) tapi saya pun tak putus asa, apalagi harus bingung cari kerja kemana? Karena saya sudah tahu dengan hobi dan kemampuan saya dalam dunia tulis menulis, tanpa berpikir panjang, selama satu tahun saya terus mengasah dan menggali ilmu tentang dunia menulis, Alhamdulillah hasilnya pun berbuah manis sesuai dengan yang diharapkan. Menulis saja tidak cukup, jika tulisan itu tak ada yang membaca apa gunanya? Karena saya sering menggunakan media sosial seperti facebook, barulah tulisan itu saya angkat ke sebuah catatan facebook Alhamdulillah mendapat banyak sambutan dan respon dari pembaca. Hingga ada yang memberi saran untuk dibukukan. Semangat semakin tumbuh dan meluap untuk terus berkarya dengan pena.

Selang beberapa bulan setelah tulisan diterbitkan di catatan facebook, ada sahabat pena yang memberi informasi, alangkah baiknya karya tulis yang saya buat disimpan/diposting di blog, supaya terlihat rapi dan interaktif dengan pengunjung atau pembaca tulisan saya. Saran itu langsung saya tanggapi dan saat itu juga mempelajari bagaimana membuat dan menggunakan media blog. Butuh 2 bulan untuk mempelajari dunia blog beserta isi dan cara pengelolaannya. Setelah ituuu? Saya lebih ketagihan dan tertantang untuk menjadi blogger, dengan menuangkan ide segar yang bisa dibagikan dan lebih update tentunya lebih bermanfaat.

Setelah mengenal dunia blogger dari tahun 2011 (Setelah lulus SMA) saya langsung mengabdikan diri untuk menjadi blogger sejati dengan bergabung ke beberapa komunitas blogger yang ada di Jakarta karena kebanyakan blogger aktif ya di Ibu Kota, pertemuan dan perkumpulan blogger (kopdar) sering saya ikuti untuk menambah ilmu, wawasan dan jaringan yang lebih luas untuk memperdalam dunia blogging. Prestasi dari dunia blog semakin terasa dengan lahirnya karya baru dan kesempatan yang lebih baru untuk mengikuti beberapa ajang kompetisi blogger.

Bagi saya, menjadi blogger saja tak cukup jika belum ada nilai yang bisa dibagi dalam artian disini, ilmu yang bisa dibagikan kembali untuk lingkungan sekitar, berangkat dari hobi menulis dan gemar menggunakan media sosial blog, barulah saya bergabung ke Komunitas KomTIK/RelawanTIK Jawa Barat regional Garut. Dari sinilah semua karya bisa tercurahkan. Alhamdulillah hobi yang saya miliki sedikitnya bisa bermanfaat untuk masyarakat yang ada di Garut, dengan mengenalkan dan membimbing dunia blog untuk kepentingan informasi Desa dan perangkat masyarakat seperti RT/RW untuk mengekspos dan mengakses potensi yang ada dilingkungan sekitar, seperti seni dan budaya, makanan tradisional sampai prestasi yang diraih oleh lingkungan sekitar bisa diekspos informasinya ke dalam blog.

Insya Alloh untuk kedepannya, semua desa yang ada di Garut akan mendapatkan sosialisasi mengenai Internet sehat dan media informasi Blog untuk akses yang lebih mudah dalam memberi dan mencari informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Berawal dari hobi jika ditekuni dan dikembangkan pasti akan menjadi prestasi, bagi saya kerja itu main, bermain dengan kehidupan membebaskan diri untuk lebih berekspresi dalam berkarya tanpa mengenal ruang dan waktu juga tanpa harus takut dikejar deadline. Bekerja sambil main itu lebih asik, tapi jika kerjaannya  main-main saja itu hanya membuang waktu dan kesempatan. Ciptakan hobi menjadi prestasi dan kembangkan potensi untuk menggali kesempatan yang lebih luas. Salam bahagia dan salam sukses untuk Indonesia.

Saturday, May 2, 2015

Pahlawan Devisa, Mengukir Cerita di Negeri Sakura

Saturday, May 02, 2015 0
Dok.Foto: Kak Yanto Supriatna (Jepang)
Semakin menyempitnya lahan disetiap daerah, semakin mahalnya biaya pendidikan dan semakin tingginya angka pernikahan muda, ditambah lagi kurangnya keahlian yang dimiliki oleh setiap orang, maka akan semakin memperbesar dampak yang ditimbulkan dari perkembangan itu yang akhirnya akan mengalami perubahan dan perpindahan tempat dengan alasan mencari kehidupan yang lebih layak. Padahal jika jeli dan mampu menggunakan potensi yang ada didesa, itu lebih baik dan bisa mengurangi angka pengangguran dan mengurangi tumbuhnya buruh migrant yang hilir mudik.

Sebetulnya Indonesia itu kaya akan segalanya baik Sumber Daya Alam (SDA) maupun Sumber Daya Manusia (SDM) hanya saja belum terkelola dengan baik dan ini menjadi PR bersama dan PR paling besar untuk pemerintahan kita, yaaa upaya pemerintah memang sedang dijalankan namun belum maksimal perlu pergerakan dan kepedulian dari semua tentunya. 

Hal-hal yang memprihatinkan di Negeri tercinta ini adalah semakin pesatnya pertumbuhan penduduk dan kurangnya lapangan pekerjaan serta sedikitnya keahlian memberikan efek lebih besar terhadap perkembangan dan pertumbuhan imigrant semakin memberi warna baru pada pergerakan buruh imigrant, memang tak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan setiap orang tak bisa dikompromikan. Kebutuhan yang mendesaklah yang membuat perubahan.

Setiap orang membutuhkan sumber kehidupan dan sumber penghasilan yang layak untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, terpaksa yang tadinya hanya menjadi buruh serabutan, kini mencari pekerjaan yang lebih layak dan bisa menetap dengan upah/gaji yang bisa menutupi kebutuhan setiap keluarga. Dan terpaksa karena lapangan pekerjaan didaerah tak memadai dan ditambah pula keahlian yang sangat terbatas, mau tidak mau harus singgah ke Negeri sebrang dengan resiko yang tinggi dan modal nekad hanya kemampuan tenaga semata. Dan itu dialami oleh keluarga saya sendiri.

Ini bukan cerita atau kisah orang lain, kisah dan sejarah ini dialami oleh keluarga saya sendiri, masih hangat untuk diangkat, hanya sekedar ingin berbagi cerita dan pengalaman saja, setelah saya (sebagai adiknya) ngobrol ringan sekilas kehidupan disana (Jepang) yang membuat segalanya lebih indah dan penuh makna. Kenapa? Ada apa disana? Tentunya, yang membuat keindahan dan makna dalam hidup kakak saya adalah sebuah proses yang mengajarkan beliau untuk lebih menghargai dan memiliki apa yang ada di Indonesia.

Singkat cerita, pada tahun 2011 kakak saya sebut saja kak Yanto, mengabdikan diri sebagai Pahlawan Devisa di Negeri Sakura (Jepang) keadaan ekonomi dan kebutuhan keluarga yang mendesak membuat suatu keputusan yang kuat harus beliau ambil, hingga akhirnya singgah selama 4 tahun di Negeri bunga indah itu. Bekerjanya beliau disana, tak semata-mata instan begitu saja langsung sampai ke Jepang, tapi harus mengikuti prosedur yang ada yaitu mengikuti pelatihan ketenagakerjaan selama beberapa bulan di Kota Bekasi, selama pelatihan itulah pemantapan dan pemahaman kerja serta bekal ilmu dipersiapkan dan dilatih, mulai dari bahasa dan pemantapan kerja lainnya.
Dok.Foto: Kak Yanto Supriatna
Setelah selesai mengurus berkas dan surat-surat berharga (Paspor dan sebagainya) serta telah dinyatakan lulus dan layak kerja pada akhir masa pelatihannya, beliau langsung berpijak di Negeri Sakura dan mengabdikan diri sebagai Pahlawan Devisa seutuhnya, dan Alhamdulillah setelah sampai disana tidak takut dan ragu harus bekerja dimana, karena sudah ditetapkan tempat untuk bekerjanya, alhasil tinggal kerja dan menyiapkan semangat dan tenaga untuk memulai perjalanan baru di negeri orang.
Dok.Foto: Kak Yanto Supriatna
Pekerjaan yang diambil saat itu hingga kini adalah sebagai petani didaerah Shimotsuma-Shi, Ibaraki Japan,  diperkebunan milik perusahaan produsen minuman dalam kemasan. Menurut beliau, mata pencaharian di Jepang dan di Indonesia hampir sama, hanya saja tempat dan upahnya saja yang membedakannya. Upah Jepang 10 kali lipat dengan upah petani Indonesia, walaupun upah yang besar tetap saja tingkat kenyamanannya jauh lebih nyaman di negeri sendiri. Dan itulah yang menjadi konsekuensinya menjadi Pahlawan Devisa. Harus menunda sejenak kerinduan terhadap tanah kelahiran. 
Dok.Foto: Kak Yanto Supriatna

Kedisiplinan yang ketat didalam dunia kerja dan persaingan yang kuat dalam sebuah jaringan pekerjaan, tentu membutuhkan semanggat dan tenaga yang lebih sportif dalam posisi seperti ini, yaaa wajar saja dimanapun tempat bekerjanya pastilah ada syarat dan ketentuan yang berlaku dan selalu ada persaingan yang kuat, itulah uniknya dunia kerja, namun yang membedakannya di Jepang adalah pelajaran akan menikmati sebuah prosesnya lebih banyak, mulai dari mempelajari kehidupan di Negeri Jepang sampai budaya yang lekat disana.
Dok.Foto: Kak Yanto Supriatna
Rasa rindu terhadap tanah air mungkin sudah sedikit terobati karena adanya komunitas atau perkumpulan orang-orang asli dari Indonesia yang saling menyatukan silaturahmi lewat karya dan cerita yang bisa dibagi dengan karya masing-masing, entah itu musik, menulis dan seni lainnya. Ada tempat khusus untuk berkumpul dan berbagi karya seru untuk mengobati rasa rindu terhadap tanah air.

Setelah bercerita panjang, saya jadi mendapat ilmu dan wawasan baru juga akan hal ini. Pahlawan devisa tak seperti yang orang lain katakan dan orang lain pikirkan, dalam artian tak semuanya pahlawan devisa memiliki nasib yang buruk di negeri tujuannya, tapi semua itu tergantung pada setiap orang yang menerima konsekuensinya, apakah sudah benar mengikuti pelatihan dan pendidikan selama di tempat pelatihan ketenagakerjaan yang diikuti?  Karena hal seperti itu pun bisa menentukan keberadaan dan penempatan kerja disana. Maka dari itu, sebelum menjadi Buruh Migrant ditempat yang ingin dituju, coba cari informasi mengenai tempat tujuan dan jenis pekerjaan apa saja yang bisa diikuti disana.

Pahlawan Devisa/Buruh Migrant bagaikan dua sisi mata pisau, untuk permasalah ekonomi dan kebutuhan setiap orang mungkin saja bisa diatasi dengan adanya lapangan pekerjaan diluar negeri sana yang bisa menutupi dan mencukupi segala kebutuhan dengan memberanikan diri untuk siap menanggung resiko apapun, entah itu kesehatan ataupun kondisi lingkungan yang ada disana. Disisi lain sangat miris memang, Indonesia yang luas memiliki keaneka ragaman alam dan budaya tak bisa mengelola dengan baik, yaa mungkin karena alasan faktor-faktor yang lainnya yang saat ini sedang digembar gemborkan diatas sana oleh para pemimpin kita, itu sih katanya tapi entahlah sampai kapan Negeri ini menjadi ekor dinegeri orang. Harusnya kepala negara lebih melek akan hal ini.

Selain saya bertanya kepada kakak sendiri, saya juga mengumpulkan data-data kepada para tetangga sekaligus teman saya yang pernah menjadi Buruh Migrant dibeberapa negara. Ternyata  pilihan yang mereka ambil menjadi Pahlawan Devisa ini bukan semata-mata panggilan hati yang terketuk dari sanu bari yang paling dalam, melainkan sebuah tuntutan atau bisa dikatakan sebagai "PAKSAAN HIDUP" untuk mengadu nasib dan memperjuangkan kehidupan keluarga.

"Yaaa, harus gimana lagi atuh Ipan, kalau saya tak berangkat dan kerja keluar sana, keluarga saya mau dikasi makan apa, masa mau dikasi batu? Batu juga harus dibeli toooh?!" itulah jawaban yang terucap dari tetangga, ketika saya bertanya dengan pilihan yang diambil. Menjadi Buruh Migran bisa dikatakan pilihan terakhir saudara-saudara kita ketika harus dihadapkan dengan tantangan dan tuntutan ekonomi yang mendesak.

Disisi lain ada sesuatu yang unik dan berbeda pandangan dan tanggapan, ketika saya mengunjungi salah satu teman saya yang pernah bekerja di Jepang juga, namun beda daerah dengan tempat kerja kakak saya. Dia mengungkapkan dengan penuh kepuasan sekaligus kebanggan mungkin setelah pulang dari Jepang beberapa minggu yang lalu, Dia mengungkapkan dengan penuh ekspresi dan luapan emosi yang semangat "Pan, jujur saya mah, kerja di Jepang itu bukan hanya sekedar ingin mencari kerja saja, justru saya pergi ke Jepang itu sekalian menumpahkan karya-karya saya yang tak pernah diterima sama sekali di Negeri sendiri, di Indonesia boleh lah bebepa kaset/CD rekaman dikirimkan ke beberapa label atau produksi musik daerah tak pernah dilirik karena beberapa faktor dan faktor terakhirnya adalah harus tebel duit. Tapi saya merasa bangga dan merasa dihargai ketika lagu-lagu ciptaan saya di Jepang diapresiasi oleh setiap orang yang mendengarkan, sekalipun lagu yang saya bawakan itu dinyanyikan dijalanan (ngamen) mereka (orang Jepang) sangat mengahrgai setiap karya orang lain dan mereka selalu mengapresiasi karya-karya yang hadir walaupun karya yang diciptakan bukan karya warga asli Jepang" 

Ternyata bukan hanya faktor ekonomi dan kurangnya lapangan pekerjaan saja yang bisa mempengarugi faktor terjadinya peningkatan buruh migrant, tapi kurangnya apresiasi dari dalam negeri pun bisa mempengaruhi. Wajar saja, Negeri ini sedang dihadapkan pada bebepa krisis diantaranta krisis modernisasi. Maka dari itu untuk memperkecil angka buruh migrant, sudah saatnya ditumbuhkan kembali rasa solidaritas dari semua pihak untuk menciptakan dan membangun negeri tanpa ada yang tersisihkan.

Disisi lain Buruh Migrant juga merupakan Pahlawan Devisa yang sangat berharga untuk negara yang selalu memberikan sumbangsih besar dan itu bisa dikatakan nilai positif. Mereka (Buruh Migrant) juga sama ingin menikmati kebebasan dan kebahagiaan selayaknya keluarga yang ideal yang bisa menikmati hidup selalu bersama memadu kisah kasih bersama suami/istri serta buah hati tercinta, namun apa boleh dikata, nasib memang tak sama, harus ada jeda dan pengorbanan yang harus ditebus. Saat ini dan nanti mungkin akan ada perubahan yang lebih baik. Itulah penggalan harapan yang dicurahkan oleh saudara-saudara kita yang sedang berjuang di negeri sana.
..................................................................................................................................................
**Tulisan ini diikutsertakan Lomba Blog Buruh Migran Indonesia Bersama Melanie Subono

Friday, May 1, 2015

Inovasi Donat Masa Kini

Friday, May 01, 2015 0
Dok.Foto: M.Rikza Nasrulloh
Kabar seru sekaligus kabar lezat dan nikmat bagi Anda pecinta Donat, saat ini Anda tak akan ngemil donat yang itu-itu saja jika Anda ngemil donatnya di Donat Madu Cihanjuang. Kenapa tuuuh? Karena banyak inovasi Donat yang akan Anda temukan dan Anda nikmati disana. 
Dok.Foto: M.Rikza Nasrulloh
Untuk pecinta Sepak Bola khususnya Chelsea toping donatnya bisa disesuaikan dengan keinginan, apapun itu bisa di kreasikan dengan inovasi unik berkat sentuhan tangan kreatif dari sang chef Donat Madu Cihanjuang. Kang Rikza Nasrulloh. Penasaran kan akan kenikmatannya?? Langsung deh merapat, penasaran kan tempatnya dimana? nanti saya kasi tau, lanjutkan saja untuk membacanya :) :D 
Dok.Foto: M.Rikza Nasrulloh
Untuk sikecil yang manja, yang suka dengan karakter kartun bisa disesuaikan pula toping serta kreasi kartunnya, apapun yang anda inginkan bisa dipesan sesuai dengan keinginan Anda, mari nikmati bersama ditengah kebahagiaan keluarga tercinta. Kenikmatan ini bisa Anda temukan di Jln.Papandayan No.68 Garut. 
Dok.Foto: M.Rikza Nasrulloh 

Selamat menikmati 
Salam Bahagia 

_Ipan Setiawan

Melukis Dengan Hati, Berkarya Untuk Dunia

Friday, May 01, 2015 1
Dok.foto: Aprinda Ma'rufi
Melukis adalah sesuatu yang sangat menyenangkan, menggoreskan ide lewat imajinasi. Betul kah seperti itu? Yaaa memang begitu adanya, bagi setiap orang yang suka dengan lukisan pastilah akan mengapresiasikan ide dan karyanya lewat sebuah goresan tangan yang sangat lincah membentuk garis-garis yang akhirnya menciptakan wujud gambar yang sedemikian indahnya.

Coba saja tengok lukisan yang satu ini, indah kan? Padahal sekilas lukisan/gambar ini tak ada apa-apanya, itu menurut orang yang tak memiliki jiwa seni, jika orang yang mampu bercerita lewat sebuah gambar pastilah bisa mengartikan dari arti yang sesungguhnya didalam lukisa ini. Setiap lukisan yang digoreskan memiliki cerita tersendiri dan ada sejarah atau makna dibalik itu.

Karya lukisan ini adalah milik siswa SMKN 2 GARUT, Aprinda Rizky Ma'rufi, peserta didik yang mengambil Jurusan Multimedia ini, sudah mahir dalam permainan seni baik Photography maupun seni lainnya, diantaranya ya seni lukis ini.

Dan ini merupakan inspirasi untuk remaja yang lainnya, mari gunakan waktu dan kesempatan selagi muda dan ada keinginan untuk menumpahkan karya, media untuk berkarya saat ini banyak sekali, tergantung teman-teman mau menggunakan yang mana. Semua kemudahan ada ditangan tinggal menjalankan dan menciptakan karya yang bisa kamu-kamu lakukan. Ayo selagi ada waktu dan masih duduk dibangku sekolah atau kuliah, manjakan diri untuk berkarya. :) :)

Salam Sukses Luar Biasa

Salam Bahagia
_Ipan Setiawan
Twitter: @OnlinerGarut