Fakta Unik Komodo

  • Friday, March 25, 2016
  • By Ipan Setiawan
  • 0 Comments

Komodo, heman yang dilindungi 
jangipan.com-Tugas Biologi, Komodo, atau yang selengkapnya disebut biawak komodo (Varanus komodoensis), adalah spesies kadal terbesar di dunia yang hidup di pulau Komodo, Rinca, Flores, Gili Motang, dan Gili Dasami di Nusa Tenggara.Biawak ini oleh penduduk asli pulau Komodo juga disebut dengan nama setempat ora.

A.Ciri-ciri Komodo :1. Komodo memiliki ekor yang sama panjang dengan tubuhnya, dan sekitar 60 buah gigi yang bergerigi tajam sepanjang sekitar 2.5 cm, yang kerap diganti.2. Air liur komodo sering kali bercampur sedikit darah karena giginya hampir seluruhnya dilapisi jaringan gingiva dan jaringan ini tercabik selama makan. Kondisi ini menciptakan lingkungan pertumbuhan yang ideal untuk bakteri mematikan yang hidup di mulut mereka.3. Komodo memiliki lidah yang panjang, berwarna kuning dan bercabang.4. Komodo jantan lebih besar daripada komodo betina, dengan warna kulit dari abu-abu gelap sampai merah batu bata, sementara komodo betina lebih berwarna hijau buah zaitun, dan memiliki potongan kecil kuning pada tenggorokannya. Komodo muda lebih berwarna, dengan warna kuning, hijau dan putih pada latar belakang hitam.

B.Cara Hidup Komodo:
Komodo secara alami hanya ditemui di Indonesia, di pulau Komodo, Flores dan Rinca dan beberapa pulau lainnya di Nusa TenggaraHidup di padang rumput kering terbuka, sabana dan hutan tropis pada ketinggian rendah, biawak ini menyukai tempat panas dan kering ini. Mereka aktif pada siang hari, walaupun kadang-kadang aktif juga pada malam hari. Komodo adalah binatang yang penyendiri, berkumpul bersama hanya pada saat makan dan berkembang biak.
Reptil besar ini dapat berlari cepat hingga 20 kilometer per jam pada jarak yang pendek; berenang dengan sangat baik dan mampu menyelam sedalam 4.5 meter serta pandai memanjat pohon menggunakan cakar mereka yang kuat. Untuk menangkap mangsa yang berada di luar jangkauannya, komodo dapat berdiri dengan kaki belakangnya dan menggunakan ekornya sebagai penunjang. Dengan bertambahnya umur, komodo lebih menggunakan cakarnya sebagai senjata, karena ukuran tubuhnya yang besar menyulitkannya memanjat pohon.
Untuk tempat berlindung, komodo menggali lubang selebar 1–3 meter dengan tungkai depan dan cakarnya yang kuat.Karena besar tubuhnya dan kebiasaan tidur di dalam lubang, komodo dapat menjaga panas tubuhnya selama malam hari dan mengurangi waktu berjemur pada pagi selanjutnya. Komodo umumnya berburu pada siang hingga sore hari, tetapi tetap berteduh selama bagian hari yang terpanas. Tempat-tempat sembunyi komodo ini biasanya berada di daerah gumuk atau perbukitan dengan semilir angin laut, terbuka dari vegetasi, dan di sana-sini berserak kotoran hewan penghuninya.
C.Jenis Makanan
Komodo adalah karnivora. Komodo muda memakan mangsa kecil seperti kadal, ular, dan mamalia kecil. Sedangkan komodo dewasa memangsa hewan yang lebih besar seperti rusa, kerbau, dan babi. Mereka juga memakan bangkai.
D.Cara Makan Komodo
sebagai hewan karnivora, makanan paling utama komodo tentu yaitu daging atau bangkai daging hewan yang lain seperti mamalia kecil, burung serta telurnya, monyet, babi rimba, rusa, kambing, bahkaan kuda serta kerbau. Binatang Komodo juga kanibal serta suka memangsa daging bayi komodo atau komodo yang bertubuh lebih kecil. Waktu mengincar mangsa, komodo barangkali tampak pasif serta mengendap-endap. Namun hal semacam itu hanya kamuflase, lantaran hewan bergigi tajam dengan jumlah 60 buah ini bisa mendadak menguber serta menyerang mangsanya. Kecepatan binatang komodo mengagumkan, terlebih waktu menguber mangsa, yakni dapat mencapai kecepatan lebih dari 20 km per jam. Komodo memburu mangsanya dengan rasakan gerakan, oleh karena itu janganlah lari waktu ada dekat dengan komodo.
E. Cara Berkembang Biak Komodo
Cara Berkembang Biak Komodo. Komodo kawin antara bulan Juli sampai Agustus, dan delapan bulan kemudian atau bulan April tahun berikutnya kita akan melihat anak-anak Komodo lahir. Dalam setiap tempat bertelur rata-rata terdapat telur sekitar 820 telur. Bila dari 820 telur itu menetas sekitar 200 butir, maka di pulau Komodo telah menetas 1000 kadal buas baru yang haus darah dan daging bangkai. Keganasan binatang melata yang telah lahir ini telah mengancam binatang lain seperti Babi hutan, kijang dan kuda liar.

Cara Berkembang Biak Komodo. Dalam satu tahun, reptil raksasa ini hanya memiliki satu kali musim kawin sekitar bulan Juli sampai dengan Agustus. Pada musin ini Komodo jantan akan bertempur, dengan cara bergulat, untuk memperebutkan sang betina. Kedua komodo jantan yang siap bertarung akan muntah atau buang air besar untuk menandakan kesiapan bertarung.

Cara Berkembang Biak Komodo. Setelah itu ketika sang betina akan bertelur, ia akan mencari lubang untuk bertelur. Telur yang dihasilkan berkisar antara 20-30 butir dan masa inkubasinya 8-9 bulan. Mereka terkenal sekali dengan sifat predator dan kanibalisme, sehingga anak-anak komodo yang baru menetas akan berlindung di atas pohon sampai ia dewasa dan dapat mempertahankan diri. Usia Komodo dapat mencapai 50 tahun.

Referensi:




You Might Also Like

0 komentar