Menyusuri Sudut Wisata di Dago Bandung

  • Monday, October 10, 2016
  • By Ipan Setiawan
  • 4 Comments

Bagi para wisatawan, tentu kawasan Dago di Bandung sudah tidak asing lagi. Dago menawarkan banyak pilihan wisata bagi para turis domestik maupun manca negara. Bagi para pelancong yang baru pertama kali kekawasan Dago, Anda tak perlu khawatir untuk masalah penginapan di Dago Bandung. Sebab di Dago terdapat ratusan penginapan yang sudah bisa di pesan melalui aplikasi travel seperti traveloka. Mulai dari yang fasilitas biasa sampai hotel berbintang yang menawarkan fasilitas mewah. Itu semua tergantung seberapa besar budget yang Anda bawa.

Salah satu penginapan di kawasan Dago Bandung (istanabungavilla.com)
Setelah mendapat fasilitas penginapan, wisatawan bisa memilih beragam wisata sesuai kebutuhan dan hobi. Pilihan beragam itu terdiri dari wisata alam, wisata kuliner wisata sejarah atau bahkan wisata pendidikan. Daya tarik Dago[1] lainnya ialah tedapat salah satu universitas terkenal dan terbesar di Indonesia yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB). Khususnya ketika masa wisuda tiba, orang tua dan keluarga yang jauh tempat tinggalnya dari Bandung bisa sekalian memanfaatkan momen wisuda dengan berwisata.

Untuk pilihan wisata alam, Dago pun memberikan banyak alternatif bagi para pelancong. Misalnya saja objek wisata Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda. Bagi penduduk sekitar, kawasan wisata ini lebih populer dengan sebutan Wisata Dago Pakar. Rute terdekat untuk mengunjungi tempat ini adalah dari terminal Dago Atas naik angkot jurusan Dago –Caringin. Kemudian turun di Jl. Dago Pakar Barat dan dilanjutkan dengan naik ojek sejauh 1,5 km. Tempat wisata ini sangat cocok sekali dikunjungi bagi Anda dan keluarga. Sebab wahana dan suasana yang ditawarkan pun bervariatif. Kawasan ini memiliki panjang sekitar 7 km, sehingga sangat cocok bagi Anda yang menghabiskan liburan dan refreshing sambil menikmati alam sekitar. Untuk memasuki tempat ini, Anda cukup membayar tiket masuk sebesar Rp11.000.
Dago Pakar Waterfall (gowes-ah.blogspot.com)
Untuk wisata sejarahnya Anda dapat mengunjungi Goa Jepang dan Goa Belanda. Goa Jepang sendiri sering dijadikan wisata mistis oleh sebagian orang. Dulunya goa ini dijadikan sebagai tempat pertahanan bagi tentanra Jepang dan sekutu dari serangan musuh. Goa ini dibangun oleh pribumi yang dipekerjakan oleh tentara Jepang dengan cara kerja paksa.

Tak jauh dari goa Jepang, terdapat goa Belanda. Kondisi goa Belanda terlihat lebih terawat dari goa Jepang, dan sudah dilapisi semen. Goa ini dulunya dijadikan sebagai pusat tenaga listrik, dan juga pusat informasi bagi militer Belanda. Serta terdapat ruangan yang digunakan sebagai tempat interogasi, penjara dan penyiksaan tahanan.

Masih di kawasan Taman Hutan Raya Dago, selanjutnya Anda bisa berkeliling ke Wisata Maribaya. Tempat tersebut menyajikan pemandangan air terjun yang eksotis. Anda bisa melakukan hiking sejauh 5 km dari goa Belanda. Air terjun Maribaya ini pun bisa menjadi spot foto yang indah bagi Anda.

Jika capek berkeliling, Anda pun bisa sekedar beristirahat di taman hutan raya yang dipenuhi oleh pohon yang rindang. Sehingga membuat udara disekitar taman hutan menjadi sejuk. Sangat cocok untuk berkumpul dan bersantai dengan keluarga. Anda pun akan bosan karena di kawasan hutan ini terdapat berbagai jenis tumbuhan yang menyejukkan pandangan.
Pepohonan di Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda (irhamfaridh.com)
Tak jauh dari Taman Hutan Raya Djuanda, kita akan menemukan Tebing Keraton. Berada di Ciburial Bandung, tebing ini menyajikan pemandangan yang indah dan spektakuler. Sebab Anda bisa melihat hamparan luar Taman Hutan Raya dan juga penorama eksotisme Bandung dari ketinggian. Anda bisa sekedar duduk bersantai dan berfoto selfiemelepas kepenatan.

Selanjutnya, di Dago pun terdapat banyak lokasi wisata kuliner. Untuk mendapatkan suasana dan makanan khas Sunda, Anda bisa mengunjungi Boemi Joglo. Tempat ini menawarkan aneka variasi makanan tradisional Bandung sepeti nasi liwet dan menu minuman khas lainnya. Asyiknya lagi, Anda bisa memilih untuk makan di rumah, saung, payung atau tenda balkon.

Bagi pencinta kopi, Anda bisa memilih beragam pilihan. Seperti café Kopi Ireng dengan kopi racikan khas dari Karneli Sadikin. Juga aneka camilan yang disediakan mendampingi seduhan kopi Anda. Ada  pula Stone Café yang bernuansa eropa pedesaan. Dengan bangunan khas berdinding batu kali, suasana rileks dan nyaman akan menemani santapan makan Anda. Harga yang dibandrol pun cukup terjangkau bagi kantong Anda.

            Perjalanan Anda bisa ditutup dengan wisata belanja ke Dago Plaza Bandung. Atau bisa juga ke factory outlet yang ada di Dago bandung seperti Rafles Factory Outlet, Blossom Factory Outlet dan tempat lainnya. Selamat berlibur ke Dago!



You Might Also Like

4 komentar

  1. Kode berat ya kang Ipang, besok ajak jalan² ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayo kak kita jelajahi Bandung ☺😇

      Delete
  2. Kang atuh mau diajakin jlan2 ke dago, kalo ke Bandung cm lewat2 doang.. Hhee
    Salam kenal yaa

    ReplyDelete
  3. Kang atuh mau diajakin jlan2 ke dago, kalo ke Bandung cm lewat2 doang.. Hhee
    Salam kenal yaa

    ReplyDelete