Jelajah WEGI 6 Mengenal Lebih Luas Energi Terbarukan

  • Monday, November 21, 2016
  • By Ipan Setiawan
  • 2 Comments

#WEGI6 Jelajah Pertamina Kamojang (Dok: By Mas Anis)
11 Hari telah di lalui, banyak kisah dan moment istimewa yang terangkum indah pada saat itu. Tak hanya kebersamaan yang dirasakan juga pengalaman baru, wawasan yang luas serta sejarah yang sangat berkesan terangkum pada "Jelajah WEGI 6" Bukan hanya sekedar jalan-jalan tapi bisa mengenal lebih jauh tentang sumber energi terbarukan dan sumber alam yang tersimpan dibumi pertiwi. Pasti pada penasaran kan bagaimana serunya Jelajah Pertamina Kamojang yang di gagas oleh Komunitas WEGI (We Green Industry) Oke, Ujang akan mengulas secara tuntas mengenai perjalanan yang sangat berkesan.
Mas Arief H, Ketua WEGI (Dok.Pribadi) 
Tapi, sebelum Ujang mengulas tuntas tentang perjalanan #JelajahPertaminaKamojang  Ujang mau mengucapkan terima kasih terlebih dahulu kepada Mas Arief, yang telah memberikan kesempatan dan pengalaman istimewa selama mengikuti perjalanan, tanpa kesempatan dan undangan spesial dari beliau Ujang tak akan bisa merasakan dan menciptakan sebuah sejarah yang indah #cieeee 😉

Begitu juga Ujang haturkan terima kasih kepada Teh Mae, berkat beliau Ujang bisa dipertemukan dengan Komunitas yang luar biasa ini. Tetep yaa, suaranya Teh Mae itu terdengar sampai jagat raya, dengan suara emasnya itu mampu membangunkan semangat yang telah layu menjadi segar kembali, dengan ciri khas suaranya yang melengking, bagi yang sudah ikut perjalanan bersamanya pasti sudah tau beliau 😁

Dan untuk Kakak-kakak Blogger yang telah ikut serta dalam perjalanan ini juga, Ujang haturkan terima kasih atas setiap cerita dan kisah terindah yang tersimpan dalam sejarah yang istimewa, Ujang akan selalu mengenangnya dan menyimpannya disepanjang jalan kenangan.

Oke, Ujang akan bagikan momen terindahnya disini, untuk teman-teman Ujang yang sudah menanti dan setia untuk membaca sampai tuntas catatan perjalanannya. Pada tanggal 11 Nopember 2016 merupakan suatu kebahagiaan yang tak terhingga, Ujang bisa menginjakan kaki disebuah Kantor BUMN yang sudah sangat familiar kita dengar, yaitu PT.PERTAMINA. Yaa, bukan semata-mata Ujang begitu saja masuk ke Kantor ini, melainkan untuk menghadiri sebuah undangan istimewa dari Komunitas WEGI yang akan mengajak Jelajah Pertamina, mengenal lebih dalam tentang sumber energi terbarukan.
Mas Arief H. Ketua WEGI dan Bapak Dwi Soetjipto-Dirut PT.Pertamina, berserta jajarannya
Tepat pada pukul 08.15 WIB acara Forum Group Discussion (FGD) bersama direkur PT.Pertamina dibuka dan kegiatan ini berlangsung selama 2 jam, bincang-bincang seru mengenai energi terbarukan bersama Bapak Dwi Soetjipto- Direktur Utama PT.Pertamina, membahas seputar energi Geothermal, sebagai energi terbarukan yang melimpah di Indonesia salah satunya di Kamojang. Dan tentunya selama Diskusi berlangsung tak hanya didalam ruangan saja yang terasa seru, tapi di dunia maya pun tepatnya di jejaring sosial media twitter mendapatkan trending topic dunia. Wohooo keren banget. Tentunya ekspos dan akses seputar kegiatan ini telah menyebar luas.

Diharapkan dengan adanya informasi yang telah tersebar, masyarakat jadi lebih tau dan paham mengenai sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan sumber energinya yang sangat melimpah.
Penyerahan simbolis dari Ketua WEGI (Mas Arief H)  kepada Direktur PT.Pertamina (Bapak Dwi Soetjipto) Dok.Group WA Peserta WEGI 6

Dalam kesempatan ini pula Ketua Komunitas WEGI, Mas Arief H memberikan simbolis berupa karya lukis dari bahan daur ulang kaleng, karya terindah dari pengrajin luar biasa di Sukabumi. Pemberian simbolis dilakukan setelah acara Forum Diskusi selesai, kepada Direktur Utama PT.Pertamina, Bapak Dwi Soetjipto.

Setelah acara Forum diskusi bersama Direktur Utama Pertamina, langsung pelepasan perjalanan #JelajahPertaminaKamojang, dengan penjemputan teman-teman blogger terlebih dahulu di Bandung, sekalian makan siang disebuah resto istimewa di Bandung, yang bisa dikatakan resto favorit orang Bandung, yaitu di Bebek Kaleyo.

Yaaa, tepat pukul 12,30 WIB kami berkumpul bersama semua teman-teman blogger Bandung, bahagia banget bisa kumpul kembali, selain berkumpul untuk persiapan perjalanan berikutnya, juga sangat berkesan sambil silaturahmi dan melepas rasa rindu sudah lama tak berjumpa dengan kakak-kakak blogger kece.

Rindu telah bertemu, kebersamaan telah menyatu dan tepat pukul 14.00 WIB kembali melanjutkan perjalanan menuju PLTP Kamojang, disepanjang jalan Bandung-Garut diringi dengan gerimis yang mengundang rasa penasaran, ingin segera menyapa Kamojang dengan suasana yang sejuk dan hawa pegunungan yang segar, dan ternyata ekspektasi pertama mulai kabur dengan macet yang menyapa di kawasan Ranca Ekek, tapi tak mengapa kami tetap happy dengan meramaikan trending topic twitter yang terus berlanjut.

5 Jam perjalanan Bandung-Garut telah dilalui dengan penuh cerita dan warna disepanjang perjalanan, hingga akhirnya berjumpa pula dengan suasana malam yang menyapa, hujan di luar sana masih mengiringi. Rasa dingin melengkapi pertemuan kami di mess Pertamina Kamojang. Indah sekali, momen yang baru saya temukan, walaupun saya asli tinggal di Garut, namun suasana malam itu begitu istimewa dengan hadirnya keluarga baru yang akan mengukir cerita selama satu hari di PLTP Kamojang.
Berkumpul bersama semua peserta Jelajah WEGI 6, Aula Pertamina Kamojang (Dok.Pribadi) 
Dan setelah makan malam, kami berkumpul bersama untuk mengenal lebih seru dan menyaksikan performance Kak Bastian Pionit di Aula Pertamina Kamojang. Gelak tawa mengisi ruangan saat Kak Bastian menghypno salah satu peserta Jelajah WEGI 6, Kak Hilda.
parade hypno with bastian pionit (dok.pribadi)
Masih ingatkah dengan momen ini? Untuk teman-teman jelajah WEGI 6 sudah pasti masih mengenang momen ini, secara seru banget, dimana beberapa adegan lucu tumpah disini, mulai dari Goyang Dumang jadinya kaya Penguin sampai hypno theraphy lainnya tumplek di ruangan ini. Istimewa, cerita dan sejarah baru mulai tumbuh disini.
Bersatu untuk berkarya dan berbagi inspirasi (dok.group WA peserta WEGI 6) 
Dua jam berlalu, canda dan tawa mengisi momen yang indah, seperti biasa dan tetep wajib diabadikan dengan pose yang indah, beberapa peserta terlihat dengan pose unik nan manja. Coba saja tengok di deretan blogger perempuan, posenya  begitu aduhay 😆

Waktu pun berlalu begitu cepat, menunjukan pukul 23.00 WIB tandanya kami harus segera rehat, mengumpulkan kembali energi untuk persiapan hari esok, menyapa pagi dengan indah. Semua peserta WEGI 6 #JelajahPertaminaKamojang langsung masuk kamar masing-masing yang telah disediakan oleh panitia.

Suasana Pagi Kamojang, Dingin, Segar dan Lelap masih menyelimuti
Tiba-tiba.... suara melengking terdengar diluar sana, telinga ini langsung segera merespon dan tubuh pun langsung tanggap bangun. "Ipan...Rizky...Aprinda...Abu bakar...banguuuun....Ayo kalian segera siap-siap untuk ikut senam" dalam hati Ujang berkata, tak salah alarm sudah tiba waktunya, dan benar sekali dalam waktu sekejap Teh Mae sudah masuk ke dalam ruangan. Wow keren, bagaikan Jini Oh Jini yang ada di sinetron bisa masuk dalam kedaan pintu terkunci.

Dalam hati berkata "Kok bisa masuk ya? Padahal pintu terkunci? Hmmmm, dan ternyata jendela ruang tengah terbuka dan kunci menggantung di pintu. Yaaa iyalah otomatis Teteh Mae bisa menyelinap diatara jendela yang terbuka 😆

"Triiiing" Tubuh ini sudah langsung siap dan segera lari kelapangan merapat dengan kakak blogger lainnya ikut senam manja-manja, ahhhh segar banget tubuh bergerak sesuai dengan irama musik yang silih berganti. Indahnyaaa...
Pose ayunan manja (dok. Group WA peserta WEGI 6) 
Setelah selesai senam, dan saatnya siap-siap untuk Jelajah PLTP kamojang..., uuuuuhhhh bukan lagi, tetep, pose disaat-saat terakhir langsung mejeng didepan kamera. Cekrekkk langsung terpampang dengan indah. Seperti itulah momen istimewa kami.... 😍

Geothermail Information Center (Dok.Pribadi) 
Kunjungan pertama dimulai dari Geothermal Information Center (GIC) Ujang dan teman-teman dipandu oleh Mas Adi dari CSR Pertamina Geothermal Energy (PGE) dari sini peserta WEGI 6 diberika informasi mengenai sumber energi terbarukan dan proses pengeboran yang dilakukan secara ramah lingkungan.

Sekilas tentang Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan Geothermal Information Center (GIC) 

PGE merupakan anak perusahaan PT.Pertamina (Persero) yang dibentuk pada 12 Desember 2006 untuk melakukan pengusahaan panas bumi pada 12 Wilayah Pengusahaan Panas Bumi (WKP) sesuai dengan surat keputusan penegasan WKP Kep.Men.ESDM No.2076 K/30/MEM/2012 dan sesuai dengan UU No.21 Tahun 2014 tentang panas bumi. Salah satu diantara 12 WKP tersebut adalah Kamojang yang wilayah operasinya berada di dua wilayah Kabupaten yaitu Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Oleh karena itu, cita-cita PGE 2025 menjadi World Class Geothermal Energy Enterprise. Letak Indonesia yang berasa di sekitar rangkaian gunung api "Rine of Fire"  dunia membuat negeri ini menjadi penyimpan energi panas bumi terkaya di dunia. menurut data Kementrian ESDM, Indonesia menyimpan sekitar 2,8 GW potensi panas bumi. Pertamina sebagai perusahaan panas bumi (geothermal) terbesar di Indonesia, potensi panas bumi di Indonesia mencapai 29.000 MW atau 40% cadangan dunia.
Geothermal Information Center (dok.pribadi) 
Geothermal Information Center (GIC) dibangun untuk menjadi salah satu icon center of Excellence dalam operasional PGE. GIC merupakan merupakan pusat informasi sekaligus pusat laboratorium analisa bantuan panas bumi PGE. Selain itu dapat mengetahui dasar panas bumi yang disediakan melalui miniatur atau peraga, poster dan video.

Dan tentunya pertama kali masih ke ruang Geothermal Information Center, kita akan melihat alat pengeboran yang digunakan oleh Pertamina Kamojang. Selain itu banyak miniattur yang menggambarkan lokasi dikawasan Pertamina Kamojang Geothermal.
Kawasan PLTP Kamojang (Dok.pribadi) 
Setelah berpuas-puas keliling Geothermal Information Center, kini saatnya mengelilingi kawasan PLTP Kamojang, karena pengawasannya sangat ketat, maka kami berkeliling hanya di luarnya saja dengan menggunakan mobil. Selama mengelilingi kawasan ini jadi lebih tau potensi sumber energi terbarukan saat ini yang saat ini sangat melimpah di Indonesia terutama di kawasan PLTP Kamojang.
Kawah Kereta (Dok.Pribadi) 

Tralalala...Trilili...Kwik..kwik..kwik... 
serasa kembali ke masa kecil, rasa bahagia dan kaget campur aduk menjadi satu saat sampa ke tempat ini. Kenapa dan ada apa? Tentu ada penampakan alam yang maha dahsyat, dari dalam tanah langsung menyeburkan uap yang deras, asap yang melambung ke langit-langit, di tambah lagi kuncen yang ada di sekitar kawah itu melemparkan tumpukan plastik dan dalam waktu sekejap langsung biuuung terbang ketas sekitar 4 meter. Wow..amazing! dan ternyata ini adalah sumur uap KMJ-3 atau dikenal masyarakat sebagai kawah kereta. Mungkin karena suaranya yang mirip dengan suara kereta api.
Telur puyuh yang direbus dari uap alam (Dok.Pribadi) 
Dan tentunya yang masih membuat saya tak lupa dengan momen jelajah WEGI 6 ini adalah pada sesi-sei terakhir berkunjung kesalah satu kawah yang masih aktif dengan uapnya, dalam sekejap bisa merebus telur hingga matang, dan inilah salah satu buktinya telur puyuh yang sudah siap di santap. Luar biasa, alam yang subur menyimpan banyak potensi energi yang harus terus dikembangkan dan di kelola dengan baik, tentunya harus kita dukung setiap program pemerintah, terutama dalam mengembangan energi panas bumi (geothermal)
Konservasi Elang Jawa (Dok.Mas Dimas Suyatno) 
Dan sesi terakhir Ujang dan teman-teman berkunjung ke Konservasi Elang Jawa, bukti kepedulian Pertamina mendukung keanekaragaman hayati. Guna  mendukung dan melestarikan populasi Elang Jawa yang hampir punah. Elang yang ada di tempat ini di karantina dengan perawatan yang baik, mulai dari pemberian pakan sampai perawatan kesehatan untuk Elang yang cidera. Ada sekitar 10 Elang yang cidera di sayap, dan Elang tersebut yang diserahkan oleh masyarakat ke tempat konservasi Elang Jawa di kawasan Kamojang. Berikut data yang Ujang dapatkan data yang dihimpun oleh Pertamina Kamojang
Data Pusat Konservasi Elang Jawa (Dok.Pribadi) 
Dan rangkaian acara Jelajah WEGI 6 di tutup dengan penanaman bibit Pohon, sebagai simbolis dilakukan penanaman oleh Mas Arief H, selaku ketua Komunitas WEGI didampingi oleh Teh Mae.
Penanaman dan Penyiraman Pohon (Dok.Group WA peserta WEGI 6) 

Sebagai wujud kepedulian dari Komunitas WEGI untuk lingkungan yang lestari, semoga dengan adanya kegiatan dan program yang dilaksanakan oleh Komunitas WEGI selalu memberikan inspirasi dan menyebarkan informasi positif dan inspiratif.
Moment spesial (Dok.Group WA peserta WEGI 6) 

Alhamdulillah, usai sudah perjalanan Jelajah WEGI 6 #JelajahPertaminaKamojang terima kasih komunitas WEGI atas perjalanan, pengalaman dan wawasan baru, semoga dengan hadirnya WEGI selalu melahirkan karya terbaik untuk Indonesia yang lebih maju dan berkembang. Salam sukses untuk WEGI dan salam sejahtera untuk Indonesia.

Salam
_jangipan








You Might Also Like

2 komentar

  1. Ah, mari sebelom komen senam n lari2 manja dulu yuk!

    Hmm, acara ini pokonya bikin ngangenin, masih gagal move on pengen balik lagi menikmati sauna alam.

    Makasih ya Wegi, dan.manteman semuan atas kebersamaannya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Awww lari dan senam manja... uhhhh istimewa.
      Iyaaa rindu ingin merasakan sauna alam ya teteh.... :D

      Delete