Novartis Cegah & Obati Psoriasis Sejak Dini

  • Sunday, August 20, 2017
  • By Ipan Setiawan
  • 0 Comments

Novartis memberikan solusi terbaik untuk mencegah penyakit Psoriasis (Dok: pribadi_)
Mencegah lebih baik dari pada mengobati, siap siaga sebelum penyakit datang, peringatan tesebut adalah yang pasti, dimana kita sudah saatnya untuk lebih memperhatikan lingkungan sekitar dan membiasakan pola hidup sehat. Tak seorang pun yang tau kapan penyakit itu datangnya, tiba-tiba plek menyapa dalam waktu yang singkat, dan bisa menyerang siapa saja tanpa mengenal usia, anak-anak, remaja, dewasa dan orang tua pun pasti akan mengalaminya. 

Tapi alangkah baiknya sebelum sakit menyapa, kita sudah siap siaga mencegah dengan cara dan pola hidup yang teratur dan sehat tentunya. Untuk saat ini, berbagai jenis penyakit mulai menyerbu masyarakat luas, diakibatkan dengan adanya pergantian cuaca yang tak teratur dan pola hidup masyarakat yang kurang sehat. 

Penyakit flu, demam dan  penyakit sejenisnya sudah sering menyapa masyarakat secara luas, namun ada jenis penyakit yang mesti kita ketahui dan segera kita cegah, yaitu penyakit Psoriasis. Penyakit autoimun umum yang tidak menular , tapi tetap saja mencegah dan menanggulangi adalah langkah terbaik untuk segera di cegah, suapaya tidak menyebar dan tambah parah.

Plak Psoriasis adalah bentuk paling umum dari penyakit ini  dan pada kulit terlihat ruam merah yang timbul dari sisik keperakan dengan sel kulit mati bertumpuk. Psoriasis yang muncul di telapak tangan dan tumit, atau disebut palmoplantar, yang di derita oleh 40% pasien dengan plak psoriasis. 

Psoriasis bukan hanya penyakit yang berkaitan dengan kosmetik, namun penyakit yang menahun, kronis dan seringkali menimbulkan stress, dimana dapat memberikan dampak bagi semua aspek kehidupan penderitanya. Kurang lebih 30% pasien psoriasis memiliki atau akan mendapatkan psoriasis artritis (PsA) kondisi dimana sendi-sendi tubuh terkena psoriasis dan menyebabkan nyeri, kekakuan, dan kerusakan sendi permanen.
Pemicu umum Psoriasis diabibarkan oleh stres psikologik, mengkonsumsi alkohol dan trauma fisik (dok: pribadi) 
Penyakit ini diketahui berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh yang terkolerasi dengan sel-sel tubuh, dimana sel kulit tumbuh dengan cepat, dan kemudian menumpuk di atas kulit, tambahan sel kulit ini kemudian membentuk sisik yang tebal dan berwarna keperakan dalam ruam-ruam merah yang terasa gatal, kering dan seringkali menyakitkan. 

Penyebab psoriasis tidak diketahui tetapi faktor genetik dan kelainan imunologi dapat mempengaruhi timbulnya penyakit psoriasis. Beberapa faktor yang dapat memicu timbulnya psoriasis adalah stres psikologik, konsumsi alkohol, merokok, sinar matahari, infeksi bakterial, trauma fisik, dan adanya gangguan metabolisme.

Di Indonesia psoriasis ditemukan dari sabang sampai merauke dengan perkiraan 1% dan penyakit ini biasanya dimulai pada usia 10-30 tahun dan risiko sama untuk laki-laki dan perempuan. Jika awalnya timbul pada usia kurang dari 15 tahun biasanya ada riwayat psoriasis dalam keluarga. Penyakit ini mengenai seluruh tubuh relatif lebih berat, namun memberikan respon yang baik terhadap pengobatan. 
Nara sumber Novartis Sharing session, dari Ki-ka (Milan Paleja, Dr.Lily Srywahyuni Sulistyowati, MM, dan dr. Danang Tri Wahyudi, SpKK,)

dr.DanangTri Wahyudi Sp.KK (K), Spesialis Kulit dari Rumah Sakit Dharmais mengatakan "Pasien psoriasis harus menemui dokter spesialis kulit untuk mendapatkan diagnosa klinis yang akurat dengan mempelajari pengalaman pasiennya. Baik pria maupun wanita dapat mengalami penyakit ini. Pasien tak hanya harus berjuang melawan rasa sakit, tapi mereka juga harus melawan beban emosional seperti stres dan kecemasan yang berdampak pada bagaimana pasien tersebut dapat menjalani kehidupansehari-harinya dan memiliki hidup yang berkualitas.

Salah satu cara untuk mencegah penyakit psoriasis adalah mengubah pola dan gaya hidup menjadi lebih sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar dimulai dari lingkungan kelurga. Lalu bagaimana jika psoriasis sudah mulai menyapa? Tenang tak usah panik, kini Novartis Indonesia meluncurkan pengobatan baru secukinumab di Indonesia. Secukinumab adalah obat biologis, protein dengan rekayasa genetis yang didapatkan dari gen manusia yang dirancang untuk menghambat komponen spesifikdi sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan inflasi.

Dalam hal ini, obat secara spesifik menyasar IL-17 Adan bekerja dengan secara selektif menghambat aktivasi IL-17A yang terkait dengan respon tubuh terhadap inflasi dan daya tahan, seperti psoriasis. Secara sederhana obat ini beraksi dengan menghambat siklus respon daya tahan tubuh terhadap penyakit tersebut. Pengobatan baru ini diharapkan dapat memberikan kulit yang bersih dan lebih sehat.



You Might Also Like

0 komentar