Aku Hanya Rindu

  • Thursday, May 17, 2018
  • By Ipan Setiawan
  • 0 Comments

Rindu yang terjeda (dok foto: coffee moring)
Waktu berjalan begitu cepat, setiap perjalananya begitu nikmat, saking menikmati dalam perjalanan dan banyak menemukan warna baru,  karakter yang lebih seru, hingga akhirnya tercipta momen dan sejarah yang beraneka ragam. Entah harus bagaimana lagi, banyak momen yang tak semuanya terabadikan, hanya kenangan dan rasa rindu saja yang selalu menyapa. Sungguh indah memang setiap saat menemukan orang-orang baru, tapi tak sedikit rasa sakit karena rindu yang tertinggal. 

Saat ini, adalah langkah yang tepat untuk memulainya kembali, menemukan dan menyeleksi semua bidang dan semua pojok yang akan dilewati kembali, walaupun jalannya sama mungkin caranya berbeda dan momennya pasti beda pula. Bukan bicara perubahan tapi lebih ke inovasi saja. Mungkin dengan adanya sentuhan inovasi baru, setiap pergerakan dan perjalanan akan menemukan sesuatu yang beda. 

Untukmu yang pernah singgah, jangan lupakan setiap momen dan perjalananya, karena kita pernah mengukir dan punya banyak cerita didalamnya. Selamat menempuh perjalanan yang lebih indah, jika bersamaku dulu ada luka, tutupilah dengan sejarahnya, karena kita pernah berjuang bersama didalamnya. 

Mungki itu saja yang ingin ku tulis hari ini, sepenggal cerita setelah bangun pagi, walaupun tak ada kopi hangat yang tersaji, melihatmu dari jauh suduh cukup lebih dari hangatnya secangkir kopi, karena senyummu sudah cukup menghangatkan suasana pagi ini, walaupun senyumanmu hanya tersirat dalam sebuah bingkai foto instagram-mu 😊

You Might Also Like

0 komentar