Ngobrolin FinTech @Tempo Hari Bareng Blogger Bandung

  • Friday, November 16, 2018
  • By Ipan Setiawan
  • 1 Comments

Ngobrolin Fintech Tempo Hari (dok.pribadi)
Ngobrolin Fintech Tempo Hari bareng Blogger Bandung, jangipan jadi makin tau perkembangan perusahaan yang bergerak di bidang finansial yang berbasis Teknologi, untuk saat ini perkembangannya sangat bombastis, Dan ternyata sudah menjamur dimasyarakat, namun sayangnya sampai saat ini masyarakat belum tau resiko yang terdapat didalamnya. Nahh... lewat obrolan @Tempo.co bersama Blogger Bandung akan mengulas lebih detail mengenai perkembangan perusahaan finansial berbasis teknologi saat ini. Yuk simak dan tetap ikuti catatan jangipan sampai beres yaaa... 😊

Perkembangan dan pertumbuhan teknologi Informasi yang sangat pesat makin mempermudah setiap orang untuk mengakses apapun, begitu juga mendorong setiap perusahaan untuk lebih giat mengembangkan marketnya dengan akses teknologi yang cepat, hingga tepat kepada konsumen yang diharapkan. Dengan adanya perkembangan teknologi inilah perusahaan-perusahaan terus berinovasi mengembangkan marketnya, yang disebut dengan aset digital marketing.
Finansial berbasis teknologi (Dok: pribadi) 
Salah satu perusahaan yang saat ini telah mengembangkan marketing di era digital diantaranya perusahaan Finasial yang sudah mengembangkan inovasi teknologi yang kita sebut (FinTech).Nahhh, tepat pada tanggal 13 November 2018, Tempo.co dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Blogger Bandung, ngobrol seru membahas serta mengulas perusahaan Fintech, yang saat ini telah menjamur di Masyarakat.

Momen ngobrol seru @Tempo hari juga sekaligus mensosialisasikan program fintech peer to peer lending, yang diselenggarakan di Cafe Atmosphere-Bandung. Kemudahan dan Risiko untuk Konsumen menjadi topik seru yang di bahas @Tempo hari bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Blogger Bandung. Dan tentunya ini wajib diketahui oleh masyarakat sebelum mengajukan pinjaman dana. Hal yang harus diketahui sebelum mengajukan pinjaman adalah cek terlebih dahulu perusahaan finansialnya, apakah sudah terdaftar di OJK atau belum. Hal kecil wajib diperhatikan sebelum menanggung risiko yang besar.

Ngobrol seru tentang Fintech dan OJK (Dok. Prbadi) 
Dalam bincang seru obrolan @Tempo.co dan Otoritas Jasa Keuangan, beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman diantaranya:

-Patikan meminjam di Perusahaan terdaftar/berizin di OJK
-Pinjam sesuai dengan kebutuhan dan maksimal 30% dari penghasilan
- Lunasi cicilan tepat waktu
-Jangan pernah melakukan tutup lubang gali lubang
-Ketahui bunga dan denda pinjaman sebelum meminjam.

Hal-hala kecil seperti diatas itu wajib banget diketahui dan dicek sebelum meminjam, untuk apa? Supaya gak keteteran setelah meminjam, dan gak panik kelabakan kalau melampaui batas waktu peminjaman.

Dikutip dari situs OJK, sampai 19 Oktober 2018 jumlah perusahaan fintech P2P Lending yang terdaftar atau berizin OJK mencapai 73 perusahaan. Jumlah perusahaan yang dalam proses pendaftaran 47, dan perusahaan yang menyatakan berminat mendaftar ada 38 perusahaan.

Tetap yang namanya perlindungan Konsumen menjadi hal yang penting dalam menjalanakan bisnis fintech berbasis peet to peer lending. Maka dari itu perusahaan dan konsumen wajib mengetahui dan memberikan kesepakatan dan penjelasan, supaya lebih nyaman antara kedua belah pihak dalam menjalankan bisnis dan usahanya dikemudian hari.
keseruan ngobrol fintech @tempo hari (Dok: pribadi) 
Setelah mengikuti obrolan seru @Tempo.co bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) jangipan jadi makin paham dengan adanya perkembangan usaha finansial yang berbasis teknologi, plus jadi bisa memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada teman-teman yang ada di daerah Garut, serta memberikan informasi yang update mengenai resiko yang akan di hadapi jika menemukan Fintech yang ilegal, dan tentunya bisa lebih paham dengan arus perkembangan Fintech saat ini.
Narasumber Ngobrol seru Fintech Bandung (Dok: pribadi) 
Dalam momen ngobrol seru @Tempo.co, OJK, dan Blogger Bandung, dihadiri oleh narasumber yang berkompeten di dalam bidang Fintech, diantaranya: Bapak Audi Ramzi, selaku staff Direktorat Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Fintech OJK, Bapak Iwa Gartiwa, Selaku Ketua Kamar Dagang dan Industri Kota Bandung, Bapak Sigit Aryo Tejo, Selaku Head of Micro Bussines Modalku, dan Bapak Yefta Surya, selaku Direktur Utama PT. Esta Kapital Fintek.

Dengan hadirnya perusahaan Finansial di era digital dengan pengembagan Teknologi yang semakin canggih, makin memberikan layanan kemudahan untuk masyarakat yang sedang membutuhkan dana pinjaman dalam waktu yang cepat, serta persyaratan yang mudah.

Untuk kamu yang masih bingung membedakan mana perusahaan finansial berbasis teknologi yang sudah terdaftar di OJK atau belum, kamu juga bisa cari informasi lebih lengkap di https://www.ojk.go.id/id/Default.aspx atau https://www.ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/publikasi/Pages/Penyelenggara-Fintech-Terdaftar-di-OJK-per-Agustus-2018.aspx


You Might Also Like

1 komentar

  1. Emang seru banget ngobrolin fintech nih, kita semua jadi melek soal pinjam meminjam dana yaaa.Tuh, hati2 ya Ipaan kalo mau minjem dana (buat Nikah) hihii

    ReplyDelete