Rekam Jejak Kesuksesan Prajogo Pangestu, Dari Supir Angkot Hingga Menjadi Pengusaha Sukses Indonesia

  • Saturday, August 31, 2019
  • By jangipan
  • 0 Comments

Prajogo Pangestu (Dok: informasiana)
Sebagian orang mungkin masih asing dengan nama Prajogo Pangestu. Pendiri dari bisnis Barito Pacific ini merupakan salah satu dari 50 orang terkaya di Indonesia versi Majalah Forbes. Pada 15 Agustus 2019 lalu, ia juga berhasil mendapatkan Anugerah Bintang Jasa Utama dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara. Suatu pencapaian yang luar biasa itu tentunya tidak lepas dari dukungan istri,keluarga, dan para karyawan tutur Prajogo. 

Setiap tahunnya pemerintah memang memberikan penghargaan kepada tokoh nasional yang dianggap paling berjasa bagi kemajuan dan kesejahteraan negara. Dari 14 tokoh nasional yang menerima penghargaan Bintang Jasa Utama, Prajogo Pangestu adalah salah satunya. Ia menerima penghargaan tersebut karena dinilai turut aktif dalam mengembangkan industri petrokimia dan panas bumi Indonesia melalui dua perusahaan ternama miliknya yaitu PT Chandra Asri Petrochemical Tbk dan Star Energy. Nah, untuk lebih mengenal lebih jauh sosok Prayogo, yuk simak ulasan mengenai biografipengusaha sukses Indonesia yang satu ini. 

Biografi Prajogo Pangestu

Pria kelahiran Sambas, Kalimantan Barat 75 tahun lalu ini berasal dari keluarga penyadap getah karet dengan penghasilan pas-pasan sang Ayah, Phang Siu On. Prajogo yang dulu dikenal sebagai Phang Djoem Phen nekat merantau ke Jakarta untuk membantu kesulitan ekonomi keluarga dan mengubah nasibnya. 

Sayangnya, cita-cita tersebut belum bisa ia wujudkan lantaran tidak dapat bertahan hidup dengan kerasnya ibu kota. Prajogo remaja pun memutuskan kembali ke Kalimantan dan bekerja sebagai sopir angkutan umum. Di tahun 1960an saat masih menjalani profesi sebagai sopir, Prayogo mengenal pengusaha kayu asal Malaysia, Burhan Uray.

Semenjak itu, ia beralih profesi menjadi karyawan di PT Djajanti Group milik Burhan selama 7 tahun. Prajogo pun sempat dipercaya untuk menjabat General Manager Pabrik Plywood Nusantara yang juga dimilikinya di Gresik, Jawa Timur. Setelah ilmu dirasa cukup, Prajogo memutuskan untuk melepas jabatannya karena ingin memulai bisnis sendiri dari hasil pinjaman modal di Bank Rakyat Indonesia (BRI). Modal tersebut digunakannya untuk membeli CV Pacific Lumber Coy yang kemudian diganti dengan nama PT Barito Pacific Lumber. 

Bisnis kayu yang ia geluti perlahan-demi perlahan mengalami perkembangan yang sangat pesat hingga pada tahun 2007 ia mendiversifikasi bisnis tersebut karena bisnis kayu dinilai tidak lagi menjadi primadona di Indonesia. Ia memangkas nama Lumber di perusahaannya sehingga hanya menjadi PT Barito Pacific. 

Sejak itu, PT Barito Pacific merambah berbagai sektor seperti petrokimia, properti, minyak sawit mentah, energi, transportasi, sampai logistik. Jumlah kekayaan Prajogo Pangestu berkat kerja kerasnya dalam mendirikan Barito Pacific benar-benar melambung tinggi. Melalui penelusuran Majalah Forbes pada tahun 2018, jumlah kekayaan Prajogo mencapai Rp 42,71 triliun. Ia juga menempati posisi ke-10 taipan terkaya di Indonesia. 

Prayogo juga menuturkan bahwa untuk mendapatkan Bintang Jasa Utama memerlukan kerja keras yang panjang dan sangat ketat syaratnya. Ia pun akan terus mengabdi pada bangsa dan negara dengan menciptakan energi panas bumi sebagai clean energy serta Petrochemical Center di Indonesia. 

Demikianlah biografi singkat pengusaha sukses Indonesia yang bisa kamu contoh dikemudian hari. Ingatlah, tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini apabila kamu terus berusaha. Dimulai dari bisnis dalam lingkup kecil, asalkan bermanfaat dan kamu pintar dalam membaca peluang pastinya bisnis mu akan selalu maju. Informasi lainnya mengenai pengusaha sukses bisa kamu baca hanya di https://www.cekaja.com/info/muda-dan-sukses-ini-biografi-singkat-5-pengusaha-indonesia/.

You Might Also Like

0 komentar