Perempuan & Energi Baru: Peran Perempuan Terhadap Lingkungan

  • Tuesday, December 31, 2019
  • By jangipan
  • 0 Comments

Peran Perempuan dan Kepedulian terhadap Lingkungan (Dok: pribadi)
Jika bicara tentang peran perempuan tentu tak terhingga, banyak hal yang bisa dilakukan oleh perempuan dalam waktu tertentu. Tak sedikit inovasi dan karya terbaik yang dihasilkan oleh sentuhan tangan Perempuan. Bukan berarti peran laki-laki kurang, melainkan peran Perempuan inilah yang selalu melengkapi kinerja dan kualitas dari semua bidang yang selalu dilakukan laki-laki. 

Tandanya, Perempuan telah menciptakan Energi baru , yaitu kolaborasi dan sinergi (menyatukan dan menguatkan) Coba saja tengok setiap pekerjaan dan karya yang diciptakan, dengan adanya sentuhan dan keterlibatan peran Perempuan pasti akan rapi, terstruktur, dan memiliki nilai estetika yang bagus. 

Begitu juga dengan peran serta kepedulian terhadap lingkungan, tak sedikit perubahan yang dilakukan oleh gerakan Perempuan, segudang karya nyata yang mewakili nilai tambah dari hasil daur ulang, serta estetika seni yang diciptakan dari gerakan program yang digalakan oleh Perempuan. 
Sylvia Ernita, Perempuan Penggagas Program TASAKI, Tabungan Sampah Kering (Dok: pribadi)

Salah satu peran Perempuan berprestasi yang mendukung gerakan lingkungan hijau dan sehat, terdapat di Kawasan Rawajati Pancoran-Jakarta. Beliau adalah Sylvia Ernita (46 Tahun). Srikandi masa kini yang memiliki inovasi untuk perubahan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan. 

Dimulai dari Tahun 2007, Sylvia Ernita mendedikasikan diri terjun dibidang lingkungan, program pertamanya TASAKI (Tabungan Sampah Kering) yang pada saat itu beliau diangkat menjadi ketua PKK. Untuk mendukung program serta proses keberlangsungan pekerjaannya, Sylvia dibantu oleh 24 Orang yang tergabung di Gerakan Pengelola dan pengolahan Bank Sampah Rawajati. Semua anggota yang tergabung di Bank Sampah Rawajati mendedikasikan diri sebagai relawan yang memiliki jiwa sosial untuk terjun dalam setiap kegiatan pengumpulan sampah daur ulang, proses pembuatan pupuk, hingga menjadi suatu produk yang memiliki nilai, kegunaan, serta manfaat yang lebih dari segi ekonomi ataupun lingkungan. 
Sylvia Ernita, Penggagas dan Ketua Kelompok Bank Sampah Rawajati (Dok: pribadi)
Yaaaa, kebiasaan yang melekat dalam diri Sylvia Ernita, mengamati lingkungan sekitar, menciptakan inovasi dan membangun sebuah jaringan pergerakan di bidang lingkungan. Akhirnya membawakan hasil yang baik, mulai dari prestasi yang diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH RI) terhadap program dan pergerakan yang dilakukan oleh beliau dan timnya., hingga deretan prestasi dari berbagai instansi dan perusahaan.
Kampung Berseri Astra Rawajati (Dok: pribadi)
Salah satunya Astra yang melihat prestasi dan komitmen serta ketekunan Sylvia Ernita dalam memajukan, menumbuh kembangkan aksi dan program sosial berbasis ramah lingkungan. Astra hadir melengkapi prestasi Kampung Rawajati pada tahun 2013, dengan program Kampung Berseri Astra. Melalui 4 Pilar yaitu: 
1.Lingkungan 
2.Kewirausahaan 
3.Kesehatan 
4.Pendidikan 
Peresmian Kampung Berseri Astra Rawajati (Dok: pribadi)

Kampung Berseri Astra, PAUD Bunga Jati (Dok: Pribadi)

Kampung Berseri Astra Fasilitas Terpadu PAUD Bunga Jati  (Dok: Prbadi)
Keterlibatan Astra dalam program Kampung Berseri Astra yaitu dengan adanya pendirian dan pembangunan gedung PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) yang diresmikan pada tahun 2015, diajukan oleh Sylvia kepada pihak Astra, karena pada saat itu sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan belajar masih terbatas. 

Sebelum didirikannya gedung PAUD oleh Astra, kegiatan belajar adik-adiknya menggunakan gedung serbaguna milik karang taruna. Jadi wajar saja, jika gedung tersebut digunakan oleh karang taruna, pembelajaran Adik-adik dialihkan ke lapangan. 

Dimulai dari Tahun 2013 Astra berkolaborasi dan bersinergi dalam Kampung Berseri Astra  Rawajati, menciptakan berbagai terobosan baru dan inovasi untuk mengembangkan program yang dijalankan melalui 4 Pilar Astra (Lingkungan, Pendidikan, Kesehatan, dan Kewirausahaan). Sehingga memberikan perubahan yang signifikan, dan manfaatnya langsung dirasakan oleh Masyarakat seperti: 
-Pendampingan Kesehatan (Posyandu)
-Pelatihan Kewirausahaan 
-Pendampingan dan Pelatihan Edukasi untuk Pendidikan 
-Astra memberikan pendampingan dan pelatihan yang diberikan kepada Masyarakat rutin Satu Minggu sekali. 
Untuk tahun ini Astra fokus dalam program lingkungan, Kampung Berseri Astra Rawajati telah menorehkan berbagai prestasi dan perkembangan setiap tahunnya, dibuktikan dengan adanya peningkatan dan kepedulian dari Masyarakat yang terus bertambah.

Nah, bagaimana dengan pengolahan sampah yang dilakukan di Kampung Berseri Astra Rawajati? 
Tempat pengumpulan dan pengolahan Kompos, Kampung berseri Astra Rawajati (Dok: pribadi)
Sama-sama saja dengan yang dilakukan diberbagi tempat atau Bank Sampah lainnya. Menggunakan kaidah 3R (Reuse, Reduce, Recycle) dan mengolah dua jenis sampah yaitu Organik dan Anorganik. Namun yang membedakannya hanya satu, di Kampung Berseri Astra Rawajati hanya mengolah sampah organik dari satu jenis saja, yaitu dedaunan yang terdapat di taman atau dilingkungan rumah Masyarakat setempat. Dengan alasan supaya mudah proses pengolahan Kompos dan tidak menimbulkan bau yang menyengat.
Penguraian sampah organik, pembuatan Kompos di Kampung Berseri Astra Rawajati (Dok: pribadi)
Untuk pengumpulan sampah Organik dilakukan satu minggu sekali atau setiap hari sabtu dan minggu, masyarakat bisa memberikan dan mengumpulkan di Bank Sampah Kampung Berseri Astra Rawajati. Sampah yang sudah terkumpul kemudian diolah dan diproses melalui beberapa tahapan pemilihan/penguraian, penyaringan, dan proses akhir Kompos.
Kompos Organik yang akan diberikan kepada Masyarakat (Dok: pribadi)
Dan bagi Warga yang mengumpulkan sampah organik secara rutin dalam setiap minggunya, akan mendapatkan hadiah berupa kompos yang sudah siap digunakan untuk dijadikan pupuk pada tanaman/pohonnya lagi.
Sylvia Ernita dengan tim Bank Sampah, Kampung Berseri Astra Rawajati (Dok: pribadi)
Hasil daur ulang sampah anorganik
Sylvia Ernita telah mengemas program dan inovasi dalam setiap kegiatannya, menjadi sebuah prestasi yang sangat bermanfaat, mengubah sampah menjadi karya seni yang indah, bermanfaat dan memiliki nilai lebih. Dan itu langsung dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat setempat, baik dari segi perubahan lingkungan menjadi lebih sehat dan bersih, maupun pertumbuhan ekonomi kreatif secara berkelanjutan.

You Might Also Like

0 komentar