Perempuan Punya Power dan Barometer "Saatnya Perempuan Mengambil Peran"

  • Tuesday, December 10, 2019
  • By jangipan
  • 0 Comments

Bincang-bincang tentang peremuan bersama KPPPA dan viva.co.id (Dok: pribadi)
Sobat Blogger pernah mendengar istilah atau kata-kata perempuan itu ujung-ujungnya mengambil kendali "Dapur, Sumur, dan Kasur" untuk ungakapn itu di era sekarang sudah bergeser dan lebih pasnya seperti ini "Peran Perempuan Kreatif dalam Mengelola Aktivitas Global" yaaa untuk saat ini peran perempuan tak lagi hanya menduduki tiga pilar penting dalam urusan rumah tangga. Tapi, peran perempuan sudah sama halnya dengan peran serta etos kerja laki-laki pada umumnya. 

Dan yang perlu diperhatikan, peran perempuan memiliki power untuk menggerakan kemajuan Indonesia, ditangan perempuan lah yang bisa menjadi penggerak atau barometer kemajuan dan tumbuh kembang pergerakan Indonesia, entah itu Ekonomi, Sumber Daya Manusia, atau pengelolaan Sumber Daya Alam. Kenapa Perempuan? Yaaa, memang betul peran perempuan memiliki daya dan kompetensi yang sama. Hanya saja, beberapa tahun lalu peran perempuan  kurang begitu diperhatikan, namun pada kenyataannya Perempuan punya peran penting. 

Sebut saja Ibu Kartini, beliau bisa dikatakan penggerak tumbuh kembangnya peran perempuan kreatif, dengan mengusung "Emansipasi Wanita" hingga sekarang banyak bermunculan karya-karya terbaik yang diciptakan oleh Perempuan Indonesia. Karya istimewa di bidang busana,teknologi informasi, dan sederet karya-karya kebanggan Indonesia yang mendunia, yang dipersembangkan oleh tangan-tangan Perempuan Indonesia. Kartini masa kini semakin bertumbuh kembang di setiap daerah di seluruh Nusantara. 

Dan tentunya, jika mengukir deretan karya terbaik yang dihasilkan dan dikemas oleh Perempuan Indonesia tak akan bisa selesai dalam satu topik cerita, karena saking banyaknya deretan karya yang dipersembahkan dari tangan terbaik Perempuan-perempuan Indonesia. Tapi, bagaimana dengan perjuangannya? Sudah tentu, tak mudah untuk menerobos ruang dan lorong yang gelap, butuh waktu dan proses tang tak mudah dan tak sebentar pula untuk menuju ke titik terang, sudah pasti ada cinta yang terselip dalam setiap karyanya, pengorbanan tiada akhirnya, serta langkah yang tak berujung untuk menciptakan suatu karya yang nyata dan bisa diterima ditengah-tengah masyarakat serta persaingan yang terus berputar. 

Beruntung banget jangipan bisa mendapatkan kesempatan untuk menghadiri undangan spesial dari Viva.co.id dalam sesi vivatalk, yang diselenggarakan di Hotel Milenium pada hari Rabu, 3 Desember 2019. Tema pada kesempatan kali ini "Perempuan Berdaya Indonesia Maju" sesuai dengan tema yang diangkat, vivatalk kali ini menghadirkan narasumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Dr. Sri Danti Anwar - Pakar Gender, Eko Bambang Subiantoro - Chief Of Research At Polmark dan Aliansi Laki-laki Baru, dan Diajeng Lestari - Founder HijUP. Dan tentunya dipandu oleh moderator dan News Anchor TVOne - Anna Thealita.

Henky Hendranantha, Chief Operating Officer-Viva Network (Dok: pribadi)
 Pada pembukaan dan sambutan dari Chief Operating Officer - Viva Network, Henky Hendranantha menyampaikan bahwa peran perempuan sangat menentukan perkembangan dan kemajuan Indonesia, dalam setiap karya yang diciptakan bawa suatu perubahan yang positif.
Eko Bambang Subiantoro - Chief Of Research At Polmark dan Aliansi Laki-laki Baru (Dok: pribadi)
Keterbukaan Laki-laki sebagai fundamental kemajuan perempuan, Eko Bambang Subiantoro menginformasikan, di era serakarang yang membutuhkan perhatian lebih serta tingkat kepekaan yang besar bukan hanya di rasakan oleh perempuan saja, melainkan Laki-laki pun membutuhkan respect/perhatian lebih, hanya saja, laki-laki lebih tertutup dan cara mengekspresikannya tak seperti perempuan. Disinilah pentingnya kedua peran antara laki-laki dan perempuan harus saling melengkapi, dan memberikan support/sama-sama memberikan dukungan.

Sharing Session bersama Diajeng Lestari (Dok: pribadi)
Di sesi sharing sesion bersama Diajeng Lestari, perempuan itu banyak memberikan kontribusi terbaik untuk perkembangan generasi ke generasi, Diajeng Lestari pun menceritakan bagaimana memperjuangkan, menciptakan suatu produk hijab serta mensosialisasikannya ke berbagai kalangan tentang style dan peran perempuan masa kini. Dan tentunya pendekatan dengan karya dan sentuhan terbaik, akhirnya bisa memberikan efek positif dari karya yang dibuatnya, serta perusahaan yang didirikannya sekarang hijUp semakin tumbuh kembang bersama perempuan masa kini. 


 

You Might Also Like

0 komentar