Monday, January 13, 2020

Membangun Kembali Pendidikan Karakter di Lingkungan Keluarga

Monday, January 13, 2020 0
Pembentukan Pendidikan Karakter di Lingkungan Keluarga (Dok: event kampus)
Jika bicara pendidikan dan karakter adalah dua kata yang saling erat kita temukan dalam keseharian kita, benar kah seperti itu? Kalau jangipan selalu menemukan kejadian dan hal-hal unik yang menghampiri, yaa soal kedua kata ini "Pendidikan dan Karakter" pendidikan yang kuat karakter yang baik, itu hebat. Bagaimana jika pendidikan kuat karakter lemah? Nahhh, ini nih yang harus kita tengok kembali dan segera di perbaiki. Jangan jauh-jauh, tengok saja dilingkungan sekitar, sepertinya yang namanya budaya sopan sekarang sudah mulai menurun. Yaaa, mungkin karena sudah mulai tergerus oleh waktu dan ruang yang samakin dipadati oleh beragam karakter dari segala penjuru.

Dulu, jika ada orang tua yang sedang duduk atau di nongkrong dipinggir jalan, ketika kita mau lewat pasti kita sambut dengan kata "Permisi, mohon izin lewat" atau dalam bahasa sundanya "Punten Ngiring Ngalangkung" bagaimana dengan masa kini? Sudah jauh berbeda, jangan kan  mengucapkan salam atau kata permisi/punten, yang ada hanya fokus pada sebuah gawai/gadgetnya masing-masing, walaupun tidak semua orang, tapi setidaknya jangipan mengartikan dan mencerna kearah sana. Coba saja teman-teman tengok, anak usia 8-16 tahun kegiatan dan alur permainan di lingkungan sekitar rumah sudah mulai teralihkan dengan permainan di gadget, atau tergiur dengan beberapa yang bersentuhan dengan teknologi.

Sebenarnya tak ada yang salah menggunakan gawai/gadget atau berinteraksi dan bersentuhan dengan media sosial lainnya, hanya saja kita harus bisa menyesuaikan tempat terbaiknya, yaaa 😀 jangan sampai budaya yang tertanam di lingkungan keluarga dan masyarakat luntur. Tentu, dalam hal ini kita sebagai keluarga (Orang tua, kakak, paman, dan sebagainya) yang berperan penting di lingkungan keluarga, wajib memperhatikan pergaulan, tingkah laku, dan sebagainya yang sering kali dilakukan oleh anak-anak atau adik kita.

Tentu peran serta keluarga sangat dibutuhkan untuk menjaga budaya dilingkungan keluarga, supaya tak tergeser oleh kebiasaan dan budaya baru. Peran kita sebagai orang tua atau pendamping di dalam keluarga harus menjaga dan memperthatikan setiap hal yang dilakukan oleh sikecil.

Kalau jangipa sendiri selalu membiasakan mengarahkan kepada adik-adik baik keponakan atau anak-anak di lingkungan sekolah untuk selalu menanamkan budaya 5S (Salam, Sapa, sopan, Santun, dan Senyum) dengan begitu, walaupun terlihat sederhana, jika dibiasakan dalam aktivitas sehari-hari, maka akan tercipta budaya yang positif. Serta akan tertanam karakter yang baik untuk si kecil atau adik-adik yang ada dilingkaran kita. Tentunya akan tetap menjaga tatakrama yang baik pula jika berada di lingkungan mana pun.

Intinya, kita haraus menjada setiap zona baik jangan sampai di nina bobokan oleh aktivitas yang membuat fokus terhadap sentuhan baru (gadget) seimbangan antara pola lingkungan, perkembangan teknologi dan aktivitas yang baik dan positif. Dan kita pun sebagai orang tua dan pendamping harus bisa memberikan contoh yang baik dan positif dalam tindakan, perkataan, atau pergaulan. Beri rangkulan, pendampingan, dan perhatian terbaik untuk si kecil dan adik-adik kita. 

Sunday, January 12, 2020

Traveling, Bukan Hanya Sekedar Jalan-Jalan, Tapi Menemukan Jalan

Sunday, January 12, 2020 0
jangipan, menikmati deburan ombak pantai, menikmati semilir angin (Dok: pribadi)
Masa Liburan telah usai? Liburan lagi yuuuu..., waduuhhh jangipan ini aneh-aneh aja yaaa, udah tau masa liburan udah habis, dan saatnya masuk kerrja kembali, dan kembali ke rutinitas dan aktivitas seperti biasanya, ini malah ngajak liburan lagi. Hmmm Gimana sihh aahhh? Hey... hey... hellow..., sebenarnya menurutmu versi liburan dan arti liburan itu kaya gimana sih ahhhh? Nahhh, ini nih yang belum banyak di ketahui oleh kebanyakan orang, mengenai liburan itu seperti apa dan harus bagaimana? 

Sebenarnya setiap hari itu kita liburan, menikmati setiap langkah dan aktivitas selalu lebih menyenangkan, termasuk langkah menuju ke kantor, sekolah, dan tempat lainnya, selama hati kita bahagia dan rileks. Liburan dan hiburan itu merupakan dua kata yang penih sensasional, semuanya pasti menyukai dan menanti yang namanya masa libur, supaya bisa lebih santai dalam menggunakan dan menikmati waktu. Benar kah Begitu? 

*Bersambung

Saturday, January 11, 2020

Lampaui Batas-Mu, Temukan Cerita Indah di Dalamnya

Saturday, January 11, 2020 1
Bersyukur dan nikmati segala hal yang telah kita dapatkan (Dok: Republika)
Nikmati dan Syukuri Apa yang Telah Kita Miliki Saat Ini, yaaa mungkin kalimat yang tertulis oleh jangipan di catatan ini sudah tak asing lagi, benar kan? 😊😉 Namun kalimat itu bisa jadi mantra yang sakti bagi jangipan. Selalu ada momen dan kesempatan terbaik yang selalu jangipan temukan. Baik bertemu dengan orang-orang baru yang memiliki segudang potensi, hingga menemukan rezeki yang luar biasa, tentunya yang tak terduga.

**Bersambung

Gaya Hidup Masa Kini dengan Prestasi bukan Sensasi

Saturday, January 11, 2020 0
Prestasi unggul cara terbaik untuk melengkapi gay hidup (Dok: mejeriforeningen)
Jika berbicara soal gaya hidup remaja masa kini, pastinya jauh berbeda dengan masa lalu, beberapa tahun yang lalu. Tepatnya 2013-2014 gaya hidup remaja belum terlalu kecanduan dengan dengan yang namanya internet dan digital. Tapi, bagaimana dengan sekarang? Sudah terlalu high tech semuanya serba instan dan selalu ada sentuhan teknologi, hingga akhirnya gaya hidup pun lebih terkontaminasi dengan budaya luar atau budaya lingkungan sendiri yang lebih trend di kalangan remaja Ibu Kota (hype style).

Mengikuti trend zaman gak ada salahnya juga, dan bisa dikatakan harus, tapi harus disini dalam artian harus bisa menyesuaikan juga dengan keadaan, jangan terlalu memaksakan yang ingin terlihat atau terkesan kekinian, namun tak sesuai dengan realita yang sesungguhnya. Pernah mengalami atau menyaksikan di lingkungan sekitar kah?

Lalu, bagaimana kah gaya hidup yang ideal dan berkesan? Nahhh inilah yang ingin dibahas dan di ulas oleh jangipan dalam kesempatan postingan kali ini. Gaya hidup yang elegant dan ideal itu lebih ke personaliti dan attitude, atau pembawaan diri yang lebih baik, ramah, sopan, dan memiliki kesan baik untuk setiap orang yang kita temui. Juga yang terpenting adalah prestasi, yaaaa harus mementingkan prestasi jangan terlalu menonjolkan prestisenya. 

Prestasi yang baik bukan hanya ditentukan dari bidang tertentu, melainkan banyak hal yang bisa melengkapinya, entah prestasi di lingkungan rumah, sekolah, kampus, atau organisasi/komunitas yang kita ikuti. Banyak jalan dan cara untuk mengeksplorasi prestasi. 

Bagimana, sudah siap menjadi pribadi yang humble dengan prestasi yang bisa kita eksplorasi sejak dini? Harus, dan jadilah barometer untuk generasi muda masa kini yang bisa memberikan dampak positif untuk keberlangsungan edukasi dan hiburan yang mendidik generasi milenial. 

Lalu bagaimana cara terbaik untuk memulai membiasakan diri lebih  minimalis, oohh iyaa minimalis disini bukan berarti kita harus mengirit semaksimal mungkin keperluan atau kebutuhan kita yaaa, tapi minimalis disini adalah gak terlalu mewah atau gaya hidup yang berlebihan, yang ujungnya barang atau hal-hal yang sudah dimiliki jadi gak terlalu terpakai. 

Berikut cara mudah untuk membiaskan gaya hidup yang mimilais tapi elegant dan lebih bermanfaat: 

1. Jalin komunikasi dan berbaur dengan banyak orang yang bisa menerima kesederhanaan tidak terlalu hedon 

Nah,inilah yang terpenting kita harus bisa memposisikan disini supaya lebih menyesuaikan dan bisa berinteraksi lebih luas tanpa memandang kelas atau posisi.

**Bersambung

Thursday, January 9, 2020

Resolusi yang Merevolusi Dengan Inovasi

Thursday, January 09, 2020 0
Resolusi terbaik itu jika punya harapan dan perencanaan langsung segera di eksekusi, jangan dibiarkan terlalu lama. Kalau makin lama, bisa jadi makin lupa. Daaan, pada intinya resolusi terbaik adalah perubahan kecil berefek besar. Seperti apakah itu? Banyak banget, entah itu dalam berupa produk, ide atau gagasan, hingga ke perubahan di sekitar lingkungan. Sebenarnya banyak cara untuk membuat resolusi terbaik. Kalau resolusi jangipan di tahun 2020 sederhana, ingin berkunjung ke tempat edukasi dan wisata, atau nama kerennya eduwisata #ecieeaaa, insya alloh segera terealisasi, mohon doanya ya Kak...

Wednesday, January 8, 2020

Waktu dan Tempat Paling Tepat untuk Membaca

Wednesday, January 08, 2020 1

Membaca adalah aktivitas yang paling menyenangkan (Dok: pribadi)
Membaca merupakan aktivitas yang sangat menyenangkan, namun sayangnya tak banyak orang yang meluangkan waktunya untuk benar-benar menyempatkan waktu untuk membaca, termasuk jangipan juga sih, tapi setelah kenal dengan buku, perpustakaan dan toko buku (kalau ke tempat ini sekarang pasti kalap budget beli beli langsung nambah) bagaimana dengan kamu Kak? 

Nahhh, membaca juga bisa meningkatkan konsentrasi dan menambah wawasan, ilmu dan kosa kata baru tentunya, dan yang paling serunya lagi kita bisa dapat punya ilmu dan pengalaman tanpa langusng terjun merasakan secara langsung apa yang dirasakan, di kunjungi dan dinikmati oleh orang lain. Secara kita sudah mengetahui dari setiap karya tulisnya. 

Tapiiii, kapan waktu yang tepat untuk membaca? Dan dimana tempat yang asik untuk membaca? Waktu dan tempat yang asik buat membaca bisa kapan saja dan dimana saja, selama ada waktu dan kesempatan terbaik untuk kita meluangkan waktu membaca. Kalau jangipan sendiri alhamdulillah sudah punya waktu yang tepat biasanya malam sebelum tidur dan pagi setelah sholat subuh, minimal 2 jam, dan itu sangat menyenangkan banget, untuk buku bacaannya sendiri bisa disesuaikan dengan minat Kakak dan teman-teman semuanya. Lalu dimana tempat yang paling asik buat baca? 

jangipan sih gak neko-neko buat baca, yaiyalah yaaa baca aja kok repot #Hihihi kalau tempat yang asik buat membaca versi jangipan, bisa dimana saja, selama tempat itu aman, bersih, dan nyaman, tentu tak banyak keramaian, yaaa kalau terlalu ramai bisa mengganggu konsesntrasi juga, betul kan yaaa? #Hihihihi 
Tempat yang asik buat membaca itu bisa dimana aja (Dok: pribadi)
Nahhh, pas banget nih hari ini pun jangipan punya waktu dan tempat yang asik buat baca, tempatnya di Disduk Capil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) saat mengantar adik kelas yang sedang membuat suket, yaa dari pada nunggu lama sambil bengong kann... tambah malu #Hihihi lebih baik baca buku sama si Kuchengg Orenssss, lucu banget dan sangat menyenangkan juga.

Gak kerasa nunggu 1 jam, membaca sudah 2 bab, lumayan buat nambah pengetahuan baru hari ini. Plus mengalaman yang sangat menyenangkan bisa baca di ruang publik, yang lebih lucunya lagi di temani dengan si Kocheng Orensss bukan sama si Doi... #Hahahaha 

Jadi gimana nih caranya supaya bisa dan membiasakan buat membaca? Oke yang harus kita siapkan adalah: 

*Buku, sudah pasti ini nomor satu, tapiii untuk saat ini membaca tak hanya dalam versi cetak, bisa lewat e-book (online) tapi tetep membaca yang menyenangkan itu yaaa membaca buku, ada medianya yaitu buku. Yessss... segera siapkan buku terbaikmu, bisa novel, buku motivasi, dan sebagainya. 

*Luangkan waktu minimal 30 menit saja, oke bersedia kah berinvestasi waktu untuk menambah ilmu, harus siap lah, karena membaca adalah kebutuhan kita juga kaaannnnn... #Hihihi 

*Cari tepat dimanapun, kalau untuk tempat senyamannya kita untuk membaca, mau dimanapun kalau ada waktu hajar ajaaa, jangan sampai terlewatkan waktunya. 

*Buat catatan kecil untuk merangkum apa yang sudah kita baca, catat judul dan halamannya, kalau bisa jangan pernah melipat halaman buku yang sudah kita baca, untuk kerapian buku dan kualitasnya tetap utuh, gitu maksudnya. #Hihihi

Nahhh, mungkin itulah cacatan singkat versi membaca ala jangipan, semoga bermanfaat dan semoga lebih banyak lagi generasi milenial yang suka dan membiasakn membaca, jangan sampai kehilangan momen dan waktu untuk membaca. Cari dan manfaatkan waktu untuk membaca yang lebih fun. 

Tuesday, January 7, 2020

Atur Pola Makan dan Pola Hidup di Saat Musim Hujan Tiba

Tuesday, January 07, 2020 0
Tips Hidup Sehat saat Musim Hujan (Dok: Sains Kompas)
Saat ini cuaca sedang kurang bersahabat dengan kita, kadang panas, hujan, bahkan dalam satu hari saja bisa berubah-ubah cuacanya, maka dari itu kita harus lebih pandai menjaga kesehatan serta pola hidup sehat ya Kak. Sekarang curah hujan cukup tinggi dimana-mana, hingga bisa menyebabkan  longsor, banjir, dan luapan air sungai atau laut meningkat. 

Begitu juga dengan Kita ya Kak? Suhu tubuh pun bisa ikut meningkat atau menurun, sesuai dengan cuaca yang sekarang terjadi, tapiii bagaimana pun cuacanya, tetap disyukuri dan semoga selalu diberikan kesehatan dalam menjalankan setiap aktivitasnya. Amiiin...

Bagi Kakak-kakak yang memiliki segudang aktivitas baik didalam atau diluar ruangan, tetap menjaga kondisi tubuh supaya tetap fit dan sehat. Salah satunya menjaga asupan makan dan pola hidup sehat setiap harinya. Jangan sampai sembarangan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bisa menyebabkan penyakit di cuaca yang seperti ini. 

Makanan pedas dan asem jauhi dulu deh yaaa, tunda sejenak jangan sampai tergoda dengan selera dan rasa. Nikmati saja makanan yang mengandung gizi seimbang. Bagaimana dengan porsi? Nahhh, ini pun harus diperhatikan pula, musim hujan maunya makanan yang hangat, super pedas dan mengenyangkan tentunya, iyaaaa kaaaan? Emang bener sih Kak, disaat musim hujan bawaannya laper mulu, lihat lampu bohlam aja kaya lihat bakpau #Hahahah lebaay ah jangipan ini #Hehehe

Selaiiin menjaga pola hidup sehat, kita juga mesti memperhatikan lingkungan sekitar, salah satunya di halaman rumah, jangan sampai ada sampah yang menumpuk, baik sampah organik maupun anorganik, karena disaat hujan tiba bisa menyebabkan timbulnya nyamuk, semut, dan binatang busuk yang diakibatkan dari tumpukan sampah dan air yang menggenang. 

Musim hujan adalah musimnya kita beres-beres, betuuul? Iyaaaa, membereskan tumpukan barang yang berserakan di pinngir atau belakang rumah, merapikan hal yang menyebabkan bocor dan sebagainya entah itu genteng atau tembok rumah (dinding) dan seabreg hal lainnya. 

Kembali ke pola makan sehat di saar musim hujan menyapa, jangipan sarankan kepada Kakak semuanya, kalau bisa biasakan untuk mengkonsumsi bubur bukan hanya nasi, kenapa harus bubur? Supaya mudah dicerna dan tidak menyebabkan kesakitan pada lambung, usahakan juga untuk selalu mengkonsumsi buah dan sayur, jika belum bisa dijangkau minimal salah satunya, untuk menetralisasi suhu tubuh.

Ohhh iyaaa, dan musim hujan jangan dijadikan alasan untuk tidak berolahraga, mau musim hujan atau biasa, yang namanya oleh raga itu perlu untuk mengatur pernapasan dan menjaga postur tubuh supaya tetap tegak dan  fit.

Musim hujan pun jangan digunakan untuk bermalas-malasan, justru pada saat musim hujan tiba, kita lah yang harus segera beranjak dan tetap bergerak, karena musim hujan banyak ide dan gagasan yang bisa dikembangkan. Nahhhh hayoooo...hayooo siapa yang masih di nina bobokan saat hujan tiba, jangan terus rebahan, coba alihan ke rebahan yang lebih produktif gituuu, #Hehehe

Musim huhan = Rebahan Istimewa, ohhhh nooooo, bukan...bukan ituuuu, musim hujan justru harus lebih peka terhadap diri sendiri, jangan kelamaan kedinginan, perbanyak membuat sajian yang hangat, bergizi, renyah, guruh, manis, dan mengeyangkan untuk semua, hingga bisa menikmati tubuh yang sehat, bugar, dan menyenangkan semua orang.😉

Monday, January 6, 2020

4 Hal yang Harus di Perhatikan Saat Banjir

Monday, January 06, 2020 2
Teman-teman lakukan 3 hal berikut saat banjir ya (Dok: Jurnal Sumbar)
Bismillah, selamat sore teman-teman semuanya, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga sehat selalu, dan tentunya selalu diberikan keselamatan dalam setiap aktivitasnya, serta berkah untuk setiap usahanya ya, amiin. Teruntuk kelurga kita yang terkena dampak Banjir Jabodetabek dan sekitarnya, semoga diberikan kesabaran dan segera tergantikan dengan rezeki yang berlimpah pula, amiiin...

Teman-teman, berawal dari pengalaman pasca banjir bandang yang menimpa Garut dan sekitarnya pada tahun 2016,dan banjir yang baru saja terjadi di Jabodetabek dan sekitarnya, pasti ada kabar yang terkena sengatan aliran listrik, hilangnya dokumen atau surat-surat berharga, dan yang lebih berbahayanya lagi jika sudah panik duluan, dan semua hal yang penting lupa untuk ditanggulangi.

Banjir atau bencana alam lainnya memang tak bisa di prediksi kapan datang dan terjadinya, namun setidaknya kita bisa mencari cara serta solusi untuk menyelematkan diri dan hal-hal yang bisa kita selamatkan. Intinya, jika banjir melanda segera ambil tindakan dan tenangkan diri terlebih dahulu jangan terburu-buru dan terbawa kepanikan yang lainnya, justru kita yang harus bisa mengatasi rasa panik yang lain. Benar kah seperti ituuu?

Nah, yang harus diketahui kembali selain mengatasi rasa panik ada 4 hal yang harus kita lakukan pada saat banjir melanda, diantaranya:

1.Matikan semua kontak listrik yang ada di ruangan
Inilah salah satu hal yang kadang kita lupa mematikan saluran/jaringan listrik yang ada di rumah, nahh untuk keamanan bersama, alangkah baiknya kontak listrik yang ada di rumah pada saat hujan besar dimatikan juga, untuk apa? Untuk mengatasi jika ada petir ataupun hantraan lainnya yang bisa menyebabkan arus listrik berbahaya.

Sebenarnya mematikan listrik bukan hanya pada saat banjir saja, melainkan disaat tertentu mau hujan besar ataupun kecil, supaya lebih aman litsrik dimatikan saja, terutama yang tembok rumahnya gampang menyerap air. Dengan mematikan aliran listrik yang terdapat diarea rumah dan halaman dipastikan sudah aman dari kebaran yang diakibatkan dari sengatan listrik.

2. Pastikan Anak dan Orang tua sudah aman bersama Kita
Jika semua aliran listrik sudah dimatikan di area rumah dan sekitarnya, pastikan keluarga kita sudah berkumpul di titik yang aman, terutama anak yang masih kecil jangan sampai berpencar (walaupun masih disekitar halaman rumah) dan tentunya orang tua yang sudah lanjut usia selalu perhatiakan siaga bersamanya ya kak, jika semua sudah berkumpul dan sudah dipastikan tidak ada yang masih tidur atau bermain, cari tempat yang lebih aman jika ada dataran tinggi yang masih bisa dijangkau. Jika mau meninggalkan rumah, harap perhatikan pula kunci rumah sudah tertutup rapat dan aman.

3. Bawa Barang dan Dokumen/Berkas berharga 
Nah Kak, jangan lupa juga jika ada beberapa barang, berkas, dokumen atau surat-surat berharga alangkah baiknya ikut diamankan pula bersama kita. Jangipan sarankan jauh-jauh hari berkas atau surat yang sekiranya penting lebih baik di scant terlebih dahulu dan disimpan filenya di Google Drive atau di Flashdisk, supaya datanya bisa aman disimpan lewat digital.

Lalu, bagaimana jika barang elektronik dan lainnya? Lebih bagusnya lagi memiliki rak khsusus untuk penyimpanan, pastikan raknya ini lebih tinggi, minimal setinggi dengan postur tubuh kita, jadi lebih memudahkan dalam penyimpanan peralatan elektronik lainnya.

4. Hubungi pihak yang terkait dan yang berwenang yang bisa membantu menangani bencana banjir
Dalam hal ini mungkin BNPB yang lebih tepat untuk kita hubungi dan minta bantuan, jadi pastikan kita selalu menyimpan nomor-nomor penting seperti layanan informasi BNPB, Pemadam Kebakaran, dan sebagainya. Untuk memudahkan mencari informasi dan bantuan jika disaat ada hal yang mendesak.

Nahhh, mungkin itulah teman-teman informasi singkat yang bisa jangipan share, semoga bisa bermanfaat, dan tentunya kita saling menjaga keselamatan dan saling berbagi informasi ya teman-teman.