Tuesday, April 7, 2020

Pengusaha Peduli NKRI: Datangkan 80 ton Alat Kesehatan



Donasi lintas perusahaan bertajuk Pengusaha Peduli NKRI menggalang bantuan senilai tak kurang dari Rp500 Miliar, bantuan ini berupa  peralatan kesehatan seberat tak kurang dari 80 ton berupa 100 unit alat bantu pernapasan (ventilator), masing-masing 75.000 alat pelindung diri dan kaca mata pelindung, berikut 20.000 masker N95 tiba dari Guangzhou, Tiongkok, dengan pesawat Garuda Indonesia.

Sektor industri melalui Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) menggandeng Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia, melanjutkan donasi alat kesehatan bagi penanganan pandemi virus corona (Covid-19), melalui penyerahan bantuan kepada Pemerintah.

Penyerahan ini dilakukan pada Hari Selasa 6 April 2020, yang dilakukan di Jakarta. Di tempat yang sama, Ketua Umum KADIN, Rosan Roeslani menyebutkan, “Penyerahan kami lakukan secara bertahap, sehingga kesempatan bagi perusahaan lainnya yang ingin bergabung tetap terbuka lebar,” ujarnya. 

Pihaknya berharap, di mana perkembangan donasi, menurutnya, secara berkala dilaporkan kepada Presiden RI. Sementara pengalokasiannya menjadi kewenangan BNPB dan Kementerian Kesehatan.

“Tenaga medis dan jajaran pelayanan publik adalah lini terdepan penanganan virus yang penyebarannya cepat ini. Itu sebabnya donasi lintas perusahaan berbentuk peralatan, yang kami prioritaskan untuk membantu mereka,” ujar Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto selepas penyerahan simbolik mewakili kalangan usaha kepada Tzu Chi yang meneruskannya kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Tzu Chi Center Tower, Jakarta Utara. 

Turut hadir dalam penyerahan, perwakilan donatur dari Astra International, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Djarum, dan Agung Sedayu Group. 

Dalam rangkaian donasi, kontribusi datang dari Sinar Mas, Djarum, Indofood, Astra International,  Agung Sedayu, Artha Graha Peduli Foundation, Panin Group, Ciputra Group, Jhonlin Group, ADR Group, PT Puradelta Lestari Tbk, Bund Center Shanghai, Summarecon Agung, Triputra Group, Fajar Surya Wisesa Tbk., Erajaya Group, Mulia Group, PT Inti Sumber Bajasakti, PT Bina Karya Prima, PT Setiawan Dwi Tunggal, Sungai Budi Group, PT Pulauintan Bajaperkasa Konstruksi, PT Union Sampoerna Triputra, First Resources Ltd., Garudafood, Rajawali Corporation, Nutrifood Indonesia, PT Samudra Marine Indonesia, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk, Li Realty Pertiwi, PT Sinde Budi Sentosa, Evelina Setiawan, PT Embossindo Utama, Mandiri Group, serta Cerestar Group.

Bantuan berbentuk peralatan uji cepat (rapid test kit), alat perlindungan diri (APD atau personal protective equipment), ventilator, serta masker. 

Sulistiyanto selaku koordinator donasi mengatakan, karena bantuan berwujud barang, Pemerintah memfasilitasi mereka lewat relaksasi perizinan impor alat kesehatan, “Agar peralatan dapat segera tiba di Indonesia, mendukung penanganan pandemi yang lebih cepat, aman dan menyeluruh.” 

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Liu Su Mei menyebut, “Filosofi kerelawanan Tzu Chi yakni satu hati, harmoni, saling mengasihi dan bergotong royong akan menghadirkan kekuatan terbesar, sejalan dengan kemitraan lintas pihak dalam memerangi pandemi yang tengah berlangsung.

Para pihak yang berkomitmen untuk berdonasi dapat menyalurkannya melalui rekening yang disediakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bernomor 865 002 4681 di Bank BCA cabang Pantai Indah Kapuk.



Dok. Foto: Nabila, Sinarmas. 


No comments:

Post a Comment