Satu tahun telah berlalu, dengan perjuangan dan kenangan yang tak mudah (mungkin) untuk dilupakan. Berbagai cara dilakukan untuk bertahan hidup. 

Semua akses dibatasi, tidak ada interaksi secara langsung baik dalam segi komunikasi maupun bisnis. Tak sedikit perusahaan yang mem-PHK para karyawan atau pekerjanya. Sehingga setiap orang yang mengalami efek dari pandemi ini banting setir mencari dan membuat peluang baru dalam usaha. 


Tak hanya sampai disana, bukan hanya para pegawai atau karyawan saja yang mengalami efek dari pandemi ini, melainkan generasi muda, pelajar ataupun mahasiswa pun mengalami sesuatu yang drastis. Pola belajar di ubah, semua dilakukan #DiRumahSaja. 

Panik? Stres? Dan lain sebagainya sudah pasti dirasakan. Termasuk oleh para generasi Milenial yang selalu aktif di lapangan baik untuk aktivitas organisasi, pengembangan bisnis, maupun penelitian dari studinya. 

Semua mengalami dan merasakan hal yang "Khawatir" untuk masa-masa pandemi ini. Semua berjuang, mengatasi, dan menaklukkan segala tantangan yang ada saat ini. Tapi, semua itu bukan  hanya "Gara-gara Corona" melainkan kita, masyarakat dan semua elemen yang ada di dalamnya belum terbiasa dengan pola atau cara yang semuanya serba di lakukan melalui "Peran Digital"

Mungkin perumpamaan atau ungkapan seperti ini sering kali kita dengar "Andai saja dari dulu kita tau dan paham" yaaaa hal itu SANGAT berlaku untuk saat ini, coba kita ungkapkan kembali dengan lengkap "Andai saja dari dulu kita menerapkan pola hidup sehat dengan cara mencuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, dan selalu menjaga jarak dari kerumuman. Pasti kita akan tau bagaimana rasa  NYAMAN adalah hak setiap orang" mungkin dengan begitu kita tak akan menyaksikan orang-orang berdesak-desakan di dalam kereta, trans Jakarta/Trans Kota, atau di transportasi umum lainnya. Karena kita paham bahwa kenyamanan adalah bagian dari pola hidup sehat. Setuju? 

Lalu "Andai dari dulu kita tau dan paham bagaimana cara menggunakan teknologi serta perkembangannya, mungkin untuk saat ini kita gak akan keteteran dalam menggunakan teknologi tersebut sebagai penunjang pembelajaran atau pekerjaan lainnya"

Yaaaa, kalau terus kita berandai-andai dan menyalahkan keadaan, PASTI tak akan segera membaik yang ada malah kambuh setelah pandemi🙂. Untuk saat ini, kita mencoba mengambil hikmah dari setiap kejadian yang telah berlalu atau sedang di lalui, mungkin dengan adanya pandemi ini mengingatkan akan berharganya sebuah "Pertemuan, Kesempatan, Peluang, dan momen" juga inovasi yang ada di dalamnya.

Nyatanya, jika kita mengambil hikmah dari pandemi ini betapa sangat beruntung dan berharganya kita selalu ada ditengah-tengah keluarga, yang awalnya hanya bisa bertemu beberapa jam atau hari disaat libur tiba, itu pun kalau gak ada lembur atau pekerjaan tambahan.


Betapa berharganya kesempatan yang selalu hadir menyapa didepan mata, namun kita tak pernah menyadarinya, apakah kamu tau itu? Yaaa kesempatan memaksimalkan penggunaan teknologi yang ada di genggaman tangan kita, gadget/smartphone. Untuk saat ini semua dilakukan dalam satu sentuhan teknologi informasi. Semua berpindah dengan akses teknologi. Benarkah seperti itu? Jika kita sudah menyadarinya, itu adalah kesempatan terbaik dan terbesar jika kita kembangkan dan gunakan dari dulu. 

Apakah sudah terlambat jika ingin memulainya? Tentu saja belum terlambat, ini adalah momennya, ayoo kita gali dan lebih kembangkan lagi mengenai edukasi dan pemahaman mengenai literasi Digitalnya, dan tentunya kembangkan lagi aset digital yang belum tergali.

Kesempatan selalu hadir bagi orang-orang yang mau mencari dan mau memulai sesuatu yang baru, walaupun itu dianggap mustahil bagi sebagian orang. Kalau kita mampu kenapa tidak? 🙂 Sekali lagi, ini adalah kesempatan kita untuk membuka peluang baru di era digital. Era reformasi, era revolusi industri, teknologi informasi semakin pesat hadir diantara kita. Yaaa, kitanya pun harus lebih revolusioner dalam menanggapi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan dan pertumbuhan yang ada saat ini.


Lalu.., apa kesempatan yang bisa kita ambil saat ini? YESSS...!!! Mari ciptakan sebuah era baru, peluang baru, dan generasi baru. Dalam menciptakan enterpreneurship (wirausaha) yang di Kolaborasikan dengan perkembangan teknologi informasi, atau yang sering kita dengan nama kerennya Technopreneurship berwirausaha di era teknologi digital. Yesss keren kan?

 

Buka hanya sekedar keren dari nama atau brandingnya, tapi harus lebih keren juga dari segi pola dan pengemasan sumberdaya manusianya, lebih unggul, kompetetif, dan inovatif dalam mengerjakannya. Ingat tumbuh kembang bersama-sama.

Dan untuk saat ini, hal itu sedang digalakkan, salah satunya Kolaborasi antar pemuda yang ada di Garut Selatan. Pembentukan wirausaha muda yang bergerak di bidang star up, pengembangan teknologi  untuk akses informasi pariwisata, sebuah gerakan kecil pembuatan aplikasi yang membantu sektor ekonomi kreatif.

Yang awal mulanya ide ini tak pernah tercetuskan bahkan gak terpikirkan sama sekali, namun dengan adanya tuntutan serta pekerjaan paruh waktu (freelance) setelah berpikir ekstra, apa yang bisa dilakukan untuk mempertahankan pekerjaan yang ada saat ini? Akhirnya tercetuslah sebuah gagasan dan inovasi baru untuk membuat inovasi digital.

Dok: Deksjet series 2335

Dan tentunya dengan adanya kolaborasi dan partisipasi dengan semua pihak, setiap ide dan inovasi terealisasi dengan baik. Begitu juga, sebagai penunjang aktivitas sehari-hari dalam menjalankan pembuatan berkas baik surat penawaran, proposal pengajuan kegiatan, hingga report laporan printer Hp Deksjet Series 2335 sebagai Printer multifungsi, bisa menjadi pelopor dan penunjang kebutuhan administrasi.